Suara.com - Pemerintah Inggris mengungkapkan tengah mempertimbangkan untuk mengucurkan dana segar, kepada konsumen yang berminat membeli mobil listrik.
Dalam hal ini, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengaku akan mengucurkan dana sebesar Rp 100 jutaan bagi setiap warga yang berminat untuk beralih ke mobil listrik.
Dilansir laman The Guardian, kebijakan ini dipilih sebagai salah satu strategi untuk kembali menggairahkan perekonomian Inggris.
Selain mengkampanyekan kendaraan ramah lingkungan, ini dilakukan Boris Johnson untuk melancarkan kembali ekonomi Inggris, setelah terpuruk akibat pandemi virus corona.
Sebelumnya, pemerintah Prancis memilih untuk menyuntikkan lebih dari 8 miliar euro atau setara 8,8 miliar dolar Amerika Serikat untuk menyelamatkan industri mobil negara ini, dari kerugian besar yang ditimbulkan dari Virus Corona.
Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menyebutkan mereka akan meningkatkan insentif untuk pembelian mobil listrik. Dana insentif yang akan didapatkan oleh para konsumen ini berkisar mulai dari 2.000 euro hingga 7.000 euro atau setara Rp 32,5 juta sampai Rp 113,9 juta.
Tak hanya itu, Emmanuel Macron juga menawarkan program tukar-tambah mobil lama dan mobil kurang ramah lingkungan dengan mobil keluaran terbaru atau mobil listrik. Subsidi yang diberikan berlaku dari 3.000 euro sekitar Rp 48,9 juta sampai Rp 81,5 juta.
"Negara kita tidak akan sama tanpa merek-merek hebat seperti Renault, Peugeot, Citroen. Krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya membuat produksi industri otomotif anjlok lebih dari 90 persen," ujar Emmanuel Macron, seperti dikutip dari Time.
Baca Juga: Detik-Detik Mobil Listrik Hangus Terbakar saat Dicas, Bikin Merinding
Berita Terkait
-
Best 5 Oto: Lelaki Bertugas Bak Polantas, Dorce Antar Raffi - Nagita
-
Ikuti Prancis, Jerman akan Wajibkan SPBU Sediakan Pengisi Daya Listrik
-
Waduh! Andre Taulany Dibikin Kesal Raffi Ahmad Gara-gara Mobil Ini
-
Belajar dari YouTube, Tukang Servis Elektronik Rakit Mobil Listrik
-
Pemerintah Prancis Beri Pinjaman Renault untuk Bertahan Saat Pandemi
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Mitsubishi Disinyalir Siapkan SUV Baru, Muka Mirip XForce dan Destinator
-
Terpopuler: Mobil Turbo 1000cc, Ekspor Toyota Lumpuh, Skutik Baru Honda & Yamaha
-
3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar
-
Susul BYD, Chery Siap Ramaikan Bursa Mobil Jepang
-
Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan
-
Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?
-
Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
-
Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap
-
Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?
-
Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?