Suara.com - Setiap pengendara sepeda motor wajib menggunakan helm sebagai salah satu perlengkapan wajib berkendara. Demikian pula mereka yang ingin menggunakan layanan jasa ojek online atau ojol perlu membawa helm sendiri di era new normal. Oleh karena itu, kebersihan helm juga menjadi hal yang perlu diperhatikan, terlebih pandemi Covid-19 belum reda.
Soal cara membersihkan helm agar terhindar dari virus atau bakteri, adakah perlakuan khusus yang perlu diperhatikan untuk situasi seperti sekarang?
Menurut Executive Director RSV Helmet, Richard Ryan, perawatan helm cukup dilakukan seperti biasa. Tidak perlu ada perawatan khusus.
"Cukup lakukan perawatan berkala saja. Tidak perlu ada treatment tambahan," ujar Richard Ryan kepada Suara.com.
Namun yang harus diperhatikan adalah untuk membiasakan pengguna agar selalu melepas padding sehabis menggunakan helm.
"Selalu dilepas, agar kuman dan bakteri tidak menempel," papar Richard Ryan.
Sedangkan untuk membersihkan helm yang basah, jelas dia, tidak bisa sembarangan.
Pertama yang harus diingat adalah wajib melepas inner padding saat membersihkan helm. Inner padding adalah lapisan atau bantalan busa di bagian dalam helm.
"Selalu dilepas bagian inner padding setelah dipakai. Biar kena angin," jelas Richard Ryan.
Baca Juga: Buritan Jaguar Penyok, Ini Spek Mobil dan Konvoi PM Boris Johnson
Lebih lanjut, inner padding sebaikya tidak dijemur langsung di bawah terik matahari. Alasannya karena bisa merusak lapisannya sendiri.
Dan mengingat saat ini adalah musim pancaroba dengan kondisi cuaca tidak menentu, Richard Ryan menganjurkan bahwa sebaiknya pemotor punya helm cadangan, atau minimal inner padding pengganti.
Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan selalu ikuti protokol kesehatan tata normal baru. Gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama rutin cuci tangan. Selalu saling dukung dan saling jaga dengan tidak berdiri berdekatan, menggerombol, serta mengobrol, dalam mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCovid-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119
Berita Terkait
-
Ekonomi Global Masuk Fase 'New Normal' Krisis, Pemerintah Waspadai Ancaman ke Indonesia
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Minat Beli Logam Mulia Turun, Harga Patokan Ekspor Emas Jadi Merosot
-
Eksodus Besar-besaran! Daftar 13 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 'Turun Kasta' ke Super League
-
Masih Disidik Kejagung, Motor Listrik Rp243,9 Miliar Milik BGN Belum Dicatat sebagai Aset
-
BRI Situbondo Tegaskan Dukung Penuh Kejari Usut Kasus Fraud Eks Pegawai
-
Satu Remaja Dirudapaksa 27 Orang di Sampang, Alarm Keras Gagalnya Sistem Perlindungan Anak
-
Awas Skema Pinjol Tadpole, Bunga Harian Bisa Capai 10%
-
Sinopsis Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Saat Ari Irham Merasa Tak Pernah Cukup di Mata sang Ibu
-
Film Horor Tanpa Teror Hantu, Juminten Edan Buktikan Ketakutan Sesungguhnya Ada pada Manusia
-
38 Orang Tewas di Timur Tengah Sejak Gencatan Senjata AS - Iran, Tapi Sekarang Perang Lagi
-
Polda Metro Akui Febrie Adriansyah Belum Diperiksa sebelum Ditetapkan Tersangka