Suara.com - PT Honda Prospect Motor (HPM) menggelar balap virtual Honda Racing Simulator Championship (HRSC) 2020 sebagai salah satu kegiatan di era new normal atau kenormalan baru.
Namun demikian tidak sedikit yang mempertanyakan, apakah ajang balap virtual ini akan menggantikan ajang balap Honda sesungguhnya pasca diterpa pandemi COVID-19.
Public Relations & Digital Manager PT HPM, Yulian Karfili menegaskan, HRSC bukan sebagai ajang pengganti balapan dari Honda.
"HRSC tidak akan menggantikan partisipasi dan komitmen Honda di balapan di dunia nyata," ujar Yulian Karfili di sela-sela nobar HRSC.
Lebih lanjut, lelaki yang akrab disapa Arfi ini mengatakan bahwa HRSC adalah salah cara untuk terus mempopulerkan olah raga balap di Indonesia.
Selain itu, balapan melalui simulator pasti memiliki tantangan yang berbeda. Dalam ajang ini belum tentu pembalap sungguhan bisa berbuat banyak. Dan begitu juga sebaliknya, belum tentu yang basicnya bukan pembalap tidak bisa menang di HRSC.
"Karena Honda suka balapan, kami ingin lebih banyak orang lagi bisa melihat bahkan ikut balapan dalam segala medium, baik itu di dunia nyata maupun secara virtual," ungkap Arfi.
Terakhir Yulian Karfili menyampaikan, sampai saat ini pihaknya masih melihat situasi dan kondisi untuk kembali menggelar ajang balap secara nyata.
"Tapi untuk balapan "betulan", kami terus memantau situasi kira-kira kapan kami dapat kembali menggelar balapan," tutup Yulian Karfili.
Baca Juga: Honda Civic Type R Limited Edition Jadi Official Safety Car WTCR 2020
Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan selalu ikuti protokol kesehatan tata normal baru. Gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama rutin cuci tangan. Selalu saling dukung dan saling jaga dengan tidak berdiri berdekatan, menggerombol, serta mengobrol, dalam mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCovid-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119
Berita Terkait
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Gerry Salim Harumkan Nama Indonesia, Raih Podium Kedua di ARRC Sepang 2026
-
Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?
-
Start Sempurna, Pembalap Indonesia Kibarkan Merah Putih di Sirkuit Sepang ARRC 2026
-
BUMN Genjot Sport Tourism, Mandalika Jadi Magnet Wisata dan Investasi
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
Terkini
-
Adu Ketangguhan Mobil Listrik Jaecoo J5 vs Byd Atto 1, Mana Paling Kuat dan Bandel?
-
7 Mobil PHEV 7 Seater Termurah di Indonesia: Desain Mewah Berkelas, Kabin Super Luas
-
5 Motor Listrik Roda 3 Tertutup Mirip Mobil, Baterai Bandel Kuat Jarak Jauh
-
BMW Sebut Mobil China Hanya Mengancam Dominasi Merek Jepang dan Korea
-
Nostalgia Mobil Klasik di BMW Group Festival of JOY
-
Yamaha Classy Modifest 2026 Jadi Ajang Adu Kreativitas Modifikasi Fazzio dan Grand Filano
-
Desain Komponen Terdaftar di Indonesia, Inikah Calon Motor Listrik Honda Pengganti EM1?
-
Donald Trump Gandeng Raksasa Otomotif General Motors dan Ford untuk Produksi Senjata Militer
-
5 Motor yang Dulu Dihina Sekarang Langka dan Jadi Buruan Kolektor, Harga Tergoreng Bebas
-
Bocah Dua Tahun Meregang Nyawa, Recall Hyundai Palisade Juga Berlaku di Indonesia?