Suara.com - Setelah beberapa bulan berlangsung Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB, dan diteruskan dengan PSBB Transisi, sekarang masyarakat Indonesia memasuki era new normal atau tata normal baru. Aktivitas kembali dimulai, dengan menerapkan protokol kesehatan agar tidak terpapar COVID-19.
Para pengguna sepeda motor pun harus membiasakan diri dengan hal-hal baru yang berbeda dari kebiasaan sebelumnya dalam beraktivitas sehari-hari.
Nah, apa saja hal yang perlu diperhatikan pemotor di era new normal, Manager Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM), Johannes Lucky, dalam acara Ngobrol Virtual Dulu (Ngovid) bersama Forwot, Selasa (4/8/2020). mengatakan seperti begini:
- Hal utama yang harus dipertimbangkan adalah penting atau tidaknya melakukan riding, selanjutnya perhatikan area atau zonasi. "Kalau tidak boleh sebaiknya kita patuhi. Bagaimanapun kita juga harus bisa berknontribusi dalam menekan angka COVID-19," ujar Johannes Lucky,
- Perlu diperhatikan kondisi tubuh. Siap atau tidak tubuh untuk berkendara.
- Perhatikan juga aksesoris tambahan saat berkendara seperti masker. "Kita perlu bawa cadangan karena mungkin bakal lebih cepat kotor," katanya.
- Hal lain yang perlu diperhatikan adalah menggunakan helm berkaca. Hal ini perlu diperhatikan untuk menghindari sentuhan langsung pada bagian muka.
- Terakhir adalah pastikan kendaraan dalam keadaan prima untuk memastikan di jalan tidak banyak berenti. "Semakin banyak berhenti, artinya makin banyak interaksi dengan orang lain. Rute juga pilih yang tidak terlalu macet. Jadi kita juga bisa lebih menjaga jarak dengan pengendara lain," tutup Johannes Lucky.
Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan selalu ikuti protokol kesehatan tata normal baru. Gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama rutin cuci tangan. Selalu saling dukung dan saling jaga dengan tidak berdiri berdekatan, menggerombol, serta mengobrol, dalam mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCovid-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119
Berita Terkait
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Daftar Daerah yang Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan
-
Menakar Wacana Dedi Mulyadi: Mungkinkah Jawa Barat Hidup Tanpa Pajak Kendaraan?
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Toyota Akan Pangkas Produksi Mobil di Luar Jepang, Terdampak ke Asia dan Timur Tengah
-
Rupiah Ambruk, Industri Otomotif Tak Akan Gegabah Naikkan Harga Mobil
-
Setara 80 Sapi Limosin untuk Kurban, Intip Spesifikasi Tunggangan Mewah Prabowo di Paris
-
5 Fakta Krusial Perawatan Baterai Motor Listrik yang Jarang Diketahui Pemilik Baru
-
Kabin Berlapis Kulit dan Panoramic Sunroof, SUV Mewah Ini Kini Cuma Dibanderol Setara LCGC
-
5 Pilihan Motor Jarak Jauh Paling Irit dan Tangguh, Ada Cruiser Ala Harley
-
Terpopuler: VinFast Digugat Pemerintah, Harga BBM Pertamina Jelang Idul Adha
-
Menkeu Purbaya Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Calon Pembeli Dipaksa Sabar Sebulan
-
GAIKINDO Tantang Merek Baru Berinvestasi Bukan Sekadar Cari Cuan di Indonesia
-
Dominasi AION UT Bayangi Kompetitor Segmen Hatchback Listrik Tanah Air