Suara.com - Pemilik Electric Vehicle (EV) atau murni mobil listrik buatan Tesla Incorporation yang berada di California diminta mengurangi aktivitas pengisian baterai. Penyebabnya adalah cuaca panas ekstrem tengah melanda Amerika Serikat.
Imbauan untuk tidak mengisi ulang baterai sebagai sumber tenaga mobil listrik Tesla berlaku di fasilitas supercharger yang ada di dealer Tesla, maupun charger listrik rumahan. Pelarangan berlaku selama gelombang panas ekstrem berlangsung.
Melalui surat pemberitahuan kepada konsumen, perusahaan otomotif yang berpusat di Negeri Paman Sam dan membuka pabrik bersar di China ini menjelaskan bahwa gelombang panas di wilayah California mampu mempengaruhi jaringan.
"Kami meminta Anda mengurangi pemakaian supercharging dan home charging antara pukul 4 sore dan 9 malam untuk mendukung upaya di seluruh negara bagian terhadap cuaca panas ekstrem," demikian tulis Tesla dalam surat pemeberitahuannya, sebagaimana dikutip The Verge.
Dengan tidak mengisi daya mobil selama periode puncak panas ekstrem, dinilai bisa membantu jaringan energi berfungsi lebih baik.
Selain itu, Tesla juga memperingatkan bila pengisian daya mobil listrik di tengah cuaca panas ekstrem dapat menyebabkan listrik padam. Oleh karena itu, daya yang tersedia sebaiknya dimanfaatkan untuk mendinginkan suhu ruangan dalam rumah.
Sementara itu, Gubernur California, Gavin Newsom, meminta penduduk negara bagian untuk menghindari penggunaan peralatan rumah tangga antara pukul 15.00 dan 22.00 waktu setempat.
"Perusahaan utilitas juga disarankan mematikan listrik selama periode cuaca panas, kering, dan berangin untuk membantu mencegah terjadinya kebakaran hutan," tutup Gavin Newsom.
Baca Juga: Perseteruan Tesla dengan Pinduoduo, Sarannya Pilih Jaringan Resmi
Tag
Berita Terkait
-
Susul BYD, Chery Siap Ramaikan Bursa Mobil Jepang
-
Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?
-
Mengenal Tiga Tipe iCAR V23 SUV Listrik Modern Bergaya Klasik
-
Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh
-
Mobil Listrik Ferrari Panen Hujatan Setelah Umumkan Harga Resmi
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Polisi Pastikan SIM Digital Sah Jadi Pengganti Kartu Fisik Saat Pemeriksaan Jalan Raya
-
Berubah per 1 Juni! Intip Rincian Harga Terbaru BBM Pertamina yang Resmi Turun Harga
-
5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
-
Strategi Mobil Hybrid Dongkrak Penjualan Suzuki Meski Carry Tetap Dominan
-
Mitsubishi Disinyalir Siapkan SUV Baru, Muka Mirip XForce dan Destinator
-
Terpopuler: Mobil Turbo 1000cc, Ekspor Toyota Lumpuh, Skutik Baru Honda & Yamaha
-
3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar
-
Susul BYD, Chery Siap Ramaikan Bursa Mobil Jepang
-
Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan
-
Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?