Suara.com - Salah satu pabrikan otomotif besar di Jerman, Mercedes-Benz ternyata cukup populer di hampir tiap penjuru dunia tidak cuma di negara asal.
Dengan berberbagai produk yang inovatif, pabrikan asal Jerman ini menjadi salah satu alternatif pilihan konsumen di dunia.
Namun kali ini ada kabar buruk menimpa Mercedes-Benz. Dilansir dari Paultan, Mercedes-Benz dituduh menggunakan teknologi tanpa izin oleh produsen elektronik Sharp.
Melalui induk perusahaan, Daimler, diduga produknya menggunakan teknologi yang sudah dipatenkan Sharp pada mobilnya tanpa izin resmi.
Melihat hal tersebut, Sharp-pun melaporkan kasus ini ke pengadilan Jerman atas pelanggaran hak cipta.
Gugatan tersebut pun dikabulkan oleh hakim di pengadilan Jerman. Hal ini membuat Mercedes-Benz dilarang untuk menjual produknya di negaranya sendiri.
Produk yang dilarang yakni mobil yang menggunakan teknologi yang disebut-sebut oleh Sharp.
Namun sebelum bisa melakukan hal ini, Sharp harus membayar uang sebesar Rp 5,5 miliar Euro atau setara dengan Rp 96,9 triliun.
Uang ini digunakan sebagai kompensasi atau deposit apabila mereka memutuskan untuk mengajukan banding dan menang.
Baca Juga: Ditemukan ASF, Jepang hingga China Tangguhkan Impor Daging Babi dari Jerman
Mendengar hal ini, Daimler pun mengajukan banding atas keputusan yang dianggap merugikannya.
Daimler berharap permasalahan ini cepat selesai dan bisa kembali normal seperti biasa.
Kira-kira apakah banding tersebut nantinya bakal dikabulkan?
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Pertemuan di Rumah Presiden, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Jentelmen Mundur
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Bagaimana Cara Membedakan Onderdil Mitsubishi yang Asli dan Palsu?
-
Penjualan Anjlok 87 Persen, Kia Kapok Jualan Sedan dan Pilih Suntik Mati
-
Harga Masih Misteri, Spesifikasi Hyundai Ioniq 3 Setara BYD Apa?
-
Harga Selisih Jauh, Motor Listrik Yamaha Aerox E vs Aerox 155 Lebih Kencang Mana?
-
Yamaha Dua Kali Naikan Harga Oli Yamalube Dalam Dua Bulan
-
Tunda Nyicil PCX: Intip 5 Mobil Hatchback Termurah dan Irit Bensin Rekomendasi Pakar
-
Chery Indonesia Bongkar Penyebab Tiggo Cross Terbakar di Bandung
-
Risiko Mesin Jebol Mengintai Pemilik Mobil Saat Libur Sekolah Jika Abaikan Hal Ini
-
Motor Listrik Yamaha Aerox Resmi Mengaspal: Jarak Tempuh Setara Jakarta-Cirebon, Intip Harganya
-
Strategi Agresif Changan Deepal S05 Tantang Pasar SUV Listrik Indonesia Lewat Teknologi REEV