Suara.com - Dipicu oleh sumber api, kebakaran bisa terjadi di mana pun dan kapan pun. Termasuk Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU, yang kerap disebut pom bensin. Soal tindakan preventif sudah dilakukan pihak SPBU, selain menyediakan alat pemadam kebakaran, juga papan dan stiker informasi tentang hal yang tidak dibolehkan.
Seperti gambar smartphone dan kamera dicoret. Artinya dilarang menggunakan dua gawai ini di SPBU.
Namun, masih ada beberapa pemilik kendaraan bermotor, yang tidak peduli dengan peringatan ini.
Mengutip mobil88, berikut ini adalah beberapa hal yang harus dihindari saat mengisi bahan bakar di SPBU.
Beberapa hal yang tidak dibolehkan dilakukan di sekitar SPBU:
1. Menyalakan korek api dan merokok
- Keduanya sangat berbahaya dilakukan di area SPBU karena bara api di rokok dapat dengan mudah menyambar uap bahan bakar di sekitarnya.
- Oleh karena itu di setiap SPBU terdapat peringatan dilarang merokok.
2. Menggunakan ponsel dan memotret
- Penjelasannya, setiap perangkat elektronik yang menggunakan baterai dapat menimbulkan percikan api walaupun sangat kecil.
- Selain itu, juga menimbulkan radiasi dan frekuensi tinggi. Walapun berisiko rendah, berpotensi mengakibatkan kebakaran, sehingga lebih baik jika menghindari pemakaiannnya.
3. Menyalakan mesin kendaraan
- Meskipun saat ini sudah memungkinkan mengisi bahan bakar dengan kondisi mesin kendaraan tetap dihidupkan, namun tanpa disadari saat mesin hidup berarti perangkat pengapian mesin kendaraan tetap bekerja.
- Dikhawatirkan terjadinya kebocoran pada sistem pengapian sehingga menimbulkan percikan api.
Ketiga hal ini sudah disosialisasikan di setiap SPBU dengan tujuan untuk menghindari terjadinya kebakaran. Sebaiknya pemilik kendaraan selalu peduli terhadap aturan safety atau keamanan pengisian bahan bakar ini.
Baca Juga: Kondisi Mesin Mobil Tetap Hidup Saat Isi Bensin, Apakah Berbahaya?
Berita Terkait
-
Jaga Kepercayaan Publik, 1.647 SPBU Pertamina Diperketat Pengawasan Mutunya
-
6 Perbedaan Samsung Galaxy S26 Ultra vs Xiaomi 17 Ultra, Mana yang Lebih Baik?
-
Xiaomi 17 Ultra Rilis Global, Bawa Aksesori Mirip Kamera Profesional
-
Dampak Banyak Kendaraan Mogok, Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Pertalite di SPBU Bekasi
-
7 Rekomendasi HP dengan Kamera ZEISS Terbaik, Hasil Foto Setajam DSLR
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
6 Mobil Listrik Termurah Jarak Tempuh Jauh 300 Km Bisa Mudik Lintas Provinsi, Tak Takut Bensin Mahal
-
Terpopuler: Fakta Tragis Kecelakaan Moge Bos Rokok HS, 7 Tanda Kampas Rem Motor Wajib Diganti
-
5 Rekomendasi Mobil Keluarga yang Murah tapi Bukan Calya dan Sigra: Ada Mazda 80 Jutaan 3 Baris!
-
Jangan Tunggu Celaka, Ini 7 Tanda Kampas Rem Motor Wajib Diganti Sebelum Mudik Lebaran 2026
-
Tragedi Tragis Bos Rokok di Kulon Progo, Seberapa Buas Mesin Harley Davidson yang Dikendarainya?
-
Wakil Indonesia Menggila di Moto4 Asia Cup 2026, Bintang Tembus Papan Atas Klasemen
-
Balita Rewel Bikin Perjalanan Pelik? Simak 6 Trik Cerdas Ini agar Mudik Lebaran 2026 Tetap Asik
-
Intip Harga Honda Brio Bekas dan Baru Maret 2026 Buat Teman Mudik Lebaran
-
10 Negara dengan Harga BBM Termurah di Dunia: Iran Cuma Rp500 Perak, Pertamina Malah Naik
-
5 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan saat Mudik Pakai Mobil Listrik, Bukan Cuma soal Baterai