Suara.com - UU Cipta Kerja membuat seluruh elemen masyarakat geger, tak terkecuali pejabat negara. Kali ini adu pendapat pun terjadi melibatkan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI, Mahfud MD dan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Hidayat Nur Wahid (HNW).
Hal ini bermula ketika Mahfud mengunggah cuitan perihal demonstrasi yang menyeruak pasca DPR RI dan pemerintah mengesahkan RUU Omnibus Law Cipta Kerja yang berlangsung Senin (5/10/2020).
Berselang sekitar dua jam, Hidayat Nur Wahid lantas membalas cuitan Mahfud. Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyanggah pernyataan sang Menkopolhukam.
Hidayat mengatakan bahwa wajar apabila pemerintah dan rakyat meributkan atau menolak komunisme dan kapitalisme yang disinggung Mahfud.
Mahfud tak diam saja mendapat 'sentilan' dari Hidayat. Dia lantas membalas cuitan itu dengan berkata bahwa Hidayat yang disebutnya ustaz, tidak paham dengan apa yang ia bicarakan.
Hal ini pun menjadi panas dan menjadi bahan tontonan warganet di Twitter.
Terlepas dari hal tersebut, kedua pejabat penting ini dikenal memiliki harta kekayaan yang cukup mewah. Hal ini terlihat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN) yang mereka laporkan.
Lalu bagaimana jika kedua pejabat ini dibandingkan harta kekayaannya, khususnya pada koleksi kendaraannya? Ini dia rincian detailnya.
Mahfud MD
Baca Juga: Walau Ditembaki, TGPF Intan Jaya Sama Sekali Tidak Takut
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI, Mahfud MD, memang cukup dikenal di dunia perpolitikan.
Bahkan ia bisa disebut sudah cukup paham dengan kondisi politik di Indonesia. Sudah sejak lama melanglang di dunia politik, koleksi kendaraannya pun cukup lumayan banyak.
Tercatat dalam laporan E-LHKPN tahun 2013, ia memiliki 7 kendaraan dengan total Rp 777 juta. Ketujuh kendaraan tersebut terdiri dari 6 mobil dan 1 motor.
Keenam mobil tersebut antara lain Suzuki Baleno tahun 2005, Nissan Terrano tahun 2007, Honda CR-V tahun 2008, Toyota Avamza tahun 2005, dan Honda Jazz 2011.
Sedangkan untuk motor, ia hanya melaporkan 1 unit berupa motor merek Honda tahun 2007.
Hidayat Nur Wahid
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Gaji 6 Juta Mau Ambil Kredit Mobil? Ini Itung-itungan dan Opsi yang Layak Dilirik
-
5 Mobil Lawas Tahun 2000-an yang Desainnya Masih Terlihat Modern, Harga di Bawah Rp100 Juta
-
5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
-
Dirut IBC Klaim Permintaan Baterai Nikel untuk Kendaraan Listrik Masih Tinggi
-
5 Motor Matic Paling Irit Bensin untuk Mudik, Nyaman dan Tangguh buat Perjalanan Jauh
-
Bahaya Menggunakan Minyak Goreng Sebagai Tambahan Oli Mesin yang Berisiko Merusak Kendaraan
-
Cargloss Racing Team Capai Prestasi Gemilang di Pertamina 6 Hours Endurance Mandalika
-
Viral Insiden CV Joint Lepas L8 Patah di Tengah Sesi Test Drive
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang, Siapa yang Bisa Dituntut?