Suara.com - Mercedes-Benz menggoda konsumen melalui produk mereka di kategori EQ (Electric Intelligence) dengan fitur penghasil suara di kabin. Fitur ini keren, mengingat interior sejatinya didesain sedemikian rupa agar mampu meredam noise atau suara dari luar kendaraan. Sedangkan mesin Mercedes-Benz EQ sendiri juga nirsuara.
Dikutip dari Carscoops, ide ini lahir atas dasar kesenyapan yang dimiliki mobil listrik. Yaitu produk tanpa raungan mesin karena kinerja baterai penghasil tenaganya beroperasi tanpa menghasilkan suara.
Para pakar Mercedes-Benz berupaya menyematkan "pengalaman multi-sensorik" sebagai pengganti senyapnya sistem operasional produk kategori EQ. Hasilnya adalah gerungan mesin V8 yang terdengar keren menyapa kabin.
Bagaimanakah sistem kerjanya?
Tim pakar audio menciptakan berbagai soundscapes yang dapat diakses via sistem infotainment premium mereka, Mercedes-Benz User Experience atau MBUX.
Perusahaan asal Jerman itu memang belum bersedia memberi informasi detail. Tetapi Mercedes-Benz menjamin, dengan pilihan soundscapes ini para pengguna mobil listrik produksi mereka akan kembali lagi merasakan sensasi berkendara bersama produk bermesin bensin atau nuansa "konvensional" dan "tradisional".
Tak hanya suara meraung dari mesin tertentu, suara dapur pacu yang disalurkan melalui speaker interior akan disesuaikan kepada respons pengemudi saat berakselerasi, kecepatan dan pemulihan energi. Juga memperhitungkan mode mengemudi yang dipilih karena suara menjadi lebih "dinamis" saat mode Sport dipilih.
Mercedes-Benz menyebutkan bahwa suara putaran mesin ini diciptakan untuk membangkitkan emosi dan menginspirasi. Perusahaan juga menambahkan bahwa jenis pilihan suara kelak bisa ditambahkan sebagai bagian dari pembaruan.
Suara juga akan memainkan peran penting di tempat lain karena perusahaan sedang mengembangkan konsep suara holistik yang akan memberikan umpan balik kepada pengemudi.
Baca Juga: Dapat Insentif, Penjualan Mobil Listrik Meningkat Tiga Kali Lipat di Eropa
Selain pilihan suara khas mesin, para pengguna Mercedes-Benz EQ juga bisa berharap kehadiran alunan musik akustik saat mobil dihidupkan dan saat melakukan pengisian ulang baterai.
Berita Terkait
-
Toyota Usahakan Lahirnya Mobil Listrik Manual, Gearbox Palsu Jadi Solusi?
-
Penampakan SUV Misterius DFSK Tertangkap Melakukan Uji Jalan di Indonesia
-
Strategi China Dominasi Industri Otomotif Dunia Lewat Pabrik Mobil Listrik Berbasis AI
-
Diler LEPAS Pertama di Luar Jakarta Resmi Buka di Yogyakarta: Bawa SUV Pintar, Bisa Parkir Sendiri
-
6 Mobil Listrik Termurah Pertengahan 2026: Mana yang Paling Layak Dibeli? Ini Kata Pengamat
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Mazda Dalam Penyelidikan Pasca Tersangkut Masalah Recall Produk
-
5 Motor yang Ongkos Bongkar Bodinya Bisa Lebih Mahal dari Harga Sparepart
-
Mobil Baru Nissan Penantang Calya: Harga 100 Jutaan, Konsumsi Bensin 19,3 Km/L
-
Toyota Usahakan Lahirnya Mobil Listrik Manual, Gearbox Palsu Jadi Solusi?
-
Honda ADV160 Kalah Telak? Kenalan Sama Skutik Adventure Murah dengan Tangki Raksasa
-
Bukan LCGC, Pakar Ungkap Inilah Mobil Keluarga 100 Jutaan yang Layak Dibeli
-
Kalah Saing Honda Pilih Hentikan Penjualan Mobil di Korea Selatan Mulai 2026
-
Kawasaki Brusky vs 3 Kompetitor Motor Matic 125cc, Mending Mana?
-
Rupiah Melemah Harga Suku Cadang Motor di Indonesia Naik 20 Persen
-
5 Mobil Murah dan Bandel Cocok untuk Belajar Nyetir, Intip Rekomendasi Pakar