Suara.com - CEO Ferrari, Louis Camilleri menegaskan pihaknya tidak pernah berpikir untuk hijrah 100 persen ke mobil listrik. Ia bahkan mengatakan, setidaknya selama ia masih hidup, tidak akan sampai 50 persen model mobil Ferrari yang beralih menggunakan tenaga listrik.
Berbicara dalam pengumuman laporan keuangan triwulan ketiga perusahaan, Camilleri mengatakan bahwa memproduksi mobil listrik akan lebih memakan biaya ketimbang mobil dengan mesin konvensional berbahan bakar minyak.
"Mobil listrik atau yang kami sebut mobil listrik berbaterai adalah mesin yang rumit. Dan lagi, ada banyak elemen yang harus ditambahkan dan itu sangat mahal," jelas dia.
Ia mencontohkan mobil hibrida Ferrari SF90 Stradale, yang memiliki biaya produksi lebih banyak karena juga memiliki motor listrik dan komponen kelistrikan lainnya.
Meski demikian Camilleri mengakui bahwa di masa depan biaya produksi mobil listrik bisa lebih murah, jika teknologi baterai sudah lebih maju. Tetapi tetap saja, ia tak yakin Ferrari akan benar-benar hijrah dari mobil berbahan bakar minyak.
"Saya tidak yakin Ferrari akan menjadi merek yang 100 persen beralih ke listrik. Dan bahkan 50 persen dari jajaran produk Ferrari tidak akan beralih ke listrik, setidaknya selama saya masih hidup," kata dia.
Berita Terkait
-
Mitos Baterai Mobil Listrik Cepat Rusak Mulai Terpatahkan Data Lapangan
-
Bedah Data: Penjualan Mobil Listrik Polytron 2026 Kalahkan Brand Tenar dari Jepang dan Jerman
-
Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas
-
Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian
-
Ketidakjelasan Insentif Pemerintah Berisiko Hambat Laju Penjualan Mobil Listrik Nasional
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Daftar 10 Provinsi yang Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Juli 2026
-
Mitos Baterai Mobil Listrik Cepat Rusak Mulai Terpatahkan Data Lapangan
-
Mobil Keluaran 90-an yang Direkomendasikan Pakar: Desain Timeless, Bertenaga, Lebih Murah dari Motor
-
Bedah Data: Penjualan Mobil Listrik Polytron 2026 Kalahkan Brand Tenar dari Jepang dan Jerman
-
Sistem Infotainment Mobil Modern Dinilai Mengancam Keselamatan Berkendara
-
Bukan Indonesia, Negara Ini yang Jadi Tempat Kelahiran Yamaha R2?
-
Ancaman Nyata BYD Paksa Toyota Ubah Strategi Distribusi Kendaraan untuk Pasar Australia
-
Studi: Gen Z Tak Bisa Ganti Ban Mobil Senidiri saat Ban Bocor
-
Ada 9 Varian: Simak Perbedaan Harga dan Fitur Yamaha Aerox Biar Nggak Bingung
-
Touring Seru di Tanah Rencong Komunitas Motor Jelajahi Destinasi Ikonik Sambil Edukasi Mesin