Suara.com - Daimler Truck AG dari Jerman serta Cummins Incorporation dari Amerika Serikat menjalin kerja sama strategis. Kedua perusahaan mencapai kesepakatan untuk membangun kemitraan di sektor truk kelas menengah. Dkutip dari kantor berita Antara, nantinya bus dan truk Daimler menggunakan mesin buatan Cummins.
Sebagai bagian dari strategi global, Cummins akan memasok mesin bagi Daimler. Dan Cummins akan berinvestasi dalam pengembangan sistem mesin tugas menengah, produksi global, dan pengiriman mesin kelas menengah bagi truk dan bus Daimler. Rencananya akan dimulai pada paruh kedua dekade ini.
Dan implementasi dari kerja sama tadi, Cumming akan mendirikan pabrik mesin di lokasi fasilitas Mercedes-Benz di Mannheim, Jerman. Tujuannya adalah melokalkan mesin tugas menengah yang sesuai dengan standar emisi Euro VII untuk truk dan bus Daimler.
"Nota kesepahaman antara Daimler Truck AG dan Cummins membuat produksi mesin di lokasi Mannheim sesuai bagi masa depan, sekaligus memperkuat daya saing kami," papar Martin Daum, Ketua Dewan Manajemen Daimler Truck AG, yang dikutip kantor berita Antara pada Kamis (25/2/2021).
"Dengan peralihan ke Euro VII, kami harus menginvestasikan sumber daya yang cukup besar dalam pengembangan lebih lanjut mesin tugas menengah kami," tambahnya.
Lewat kerja sama strategi global itu, Daimler tidak perlu mengembangkan mesin sendiri, karena sudah dipasok Cummins.
"Kami sekarang bisa menggunakan investasi pengembangan mesin untuk difokuskan pada teknologi. Terpenting bagi kami, kesuksesan perusahaan jangka panjang dalam transformasi industri kami," kata Martin Daum lagi.
"Dengan bangga, kami umumkan kemitraan strategis yang penting dengan Daimler untuk menyediakan sistem mesin tugas menengah bagi truk dan bus Daimler di pasar global," sambut Tom Linebarger, Chairman dan CEO Cummins Incorporation.
Kemitraan ini merupakan peluang yang luar biasa bagi kedua perusahaan agar lebih kompetitif, mendorong inovasi global, memperluas penawaran kepada pelanggan, dan mengurangi emisi.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Amerika Serikat, Isi Ulang Baterai Mobil Listrik Rp5 Juta
"Cummins berkomitmen untuk memastikan setiap pelanggan di mana pun memiliki solusi yang tepat dengan menawarkan berbagai solusi mesin dari diesel canggih, emisi gas alam mendekati nol, tenaga listrik penuh, hidrogen, dan teknologi lainnya," tukasnya.
Kemitraan dengan Cummins akan memungkinkan Daimler meningkatkan dan mempercepat upaya pengembangannya dalam teknologi alternatif dan baru, termasuk mesin non-diesel.
Di masa depan, Daimler Truck AG akan fokus pada pengembangan teknologi penggerak nol emisi serta drivetrains tugas berat komersial. Produksi generasi mesin tugas menengah (MDEG) yang saat ini dikerjakan Daimler akan berakhir dengan dimulainya produksi mesin Cummins di Mannheim, Jerman.
Berita Terkait
-
DPR Soroti Rencana Presiden Kirim 8000 Pasukan TNI ke Gaza Berisiko dan Mahal
-
Ekonom UI: Program Makan Bergizi Gratis Bisa Ciptakan Surplus Konsumsi Kelas Menengah
-
AS Siapkan Kirim Kapal Induk Kedua ke Wilayah Iran di Tengah Ancaman Perang
-
Biaya Gila Parkiran di Piala Dunia 2026: Termurah Rp1,2 Juta, Termahal Rp5 Juta
-
Titik Balik Diplomasi RI: Pengamat Desak Prabowo Buktikan Kedaulatan Lawan 'Gertakan' Donald Trump
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Apakah Beli Mobil Bekas Harus Balik Nama? Cek 5 Rekomendasi MPV di Bawah Rp70 Juta
-
IIMS 2026 Buktikan Keberhasilan Transformasi Pameran Otomotif Berbasis Kolaborasi Industri
-
Tak Sebatas Sektor Otomotif, IIMS 2026 Gerakkan Pariwisata Indonesia dan Ekonomi Kreatif
-
9 Cara Menghilangkan Bekas Stiker di Motor yang Membandel
-
5 Rekomendasi Oli Mesin Vespa 2 Tak, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Beli Motor Bekas Tarikan Leasing Apakah Aman? Pertimbangkan Hal Berikut
-
Tetap Berjaya Meski Sudah Ada Penerusnya, Mazda 2 Berapa cc?
-
Terpopuler: Pajak Kendaraan Jateng Meroket tapi Jogja Tetap, NMax Kini Lebih Murah dari Beat
-
Si Hatchback Cakep Underrated, Berapa Harga Mazda 3 dan Pajak Tahunannya?
-
5 Motor Listrik Jarak Tempuh Tembus 100 Km: Sanggup Mudik Lintas Provinsi, Mulai Rp14 Juta