Suara.com - Hari ini, Selasa (23/3/2021), Kepolisian Daerah atau Polda seantero Tanah Air serentak menerapkan Electronic Traffic Law Enforcement atau ETLE alias sistem tilang elektronik. Nah, Kota Singkawang di Provinsi Kalimantan Barat pun bersiap menerapkan peraturan serupa.
Dikutip dari kantor berita Antara, rencana penerapan tilang elektronik Kota Singkawang akan diberlakukan di dua titik. Yaitu di Traffic Light Jalan Pangeran Diponegoro, dan Traffic Light Hotel Mahkota.
Dua traffic light itu sudah dilengkapi kamera CCTV, yang dapat diperbesar atau zooming, sehingga mampu mengidentifikasi pelat nomor kendaraan sekaligus pengemudinya.
Dipaparkan oleh Kapolres Singkawang, AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo melalui Kasat Lantas, AKP Syaiful Bahri, pada Senin (22/3/2021), dalam penerapan tilang elektronik ini, akan pihak Polres Singkawang akan fokus pada beberapa pelanggaran.
Di antaranya tidak menggunakan helm SNI, menerobos traffic light, tidak menggunakan safety belt untuk pengemudi dan penumpang kendaraan roda empat dan enam, melanggar marka, melanggar stop line dan pelanggaran-pelanggaran yang dapat dilihat secara kasat mata dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Menurut AKP Syaiful Bahri, tilang elektronik mampu mempermudah petugas di dalam penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas.
"Jadi mekanismenya itu petugas melalui operator yang berada di ruang Traffic Managemen Control (TMC) Satlantas Polres Singkawang, bisa mengecek pelanggaran lalu lintas khususnya di traffic light yang sudah dilengkapi CCTV," jelasnya.
Kemudian petugas akan melakukan pengolahan data, apabila sudah jelas data pelanggaran kendaraannya maka dibuatkan data klarifikasi dan dikonfirmasi kepada pengguna jalan yang melakukan pelanggaran lalu lintas.
Data konfirmasi dikirim kepada pelanggar untuk dikonfirmasi, dan diminta mendatangi kantor Polisi dengan keperluan tindakan e-Tilang.
Baca Juga: Best 5 Oto: Tuduhan Mata-mata Bagi Tesla, Wika Salim Pakai Motor Kecil
"Pelanggar bisa melakukan konfirmasi pembayaran melalui Briva e-Tilang," lanjut AKP Syaiful Bahri.
"Dan nantinya kami juga akan didukung Elektronik Registration Identification (ERI) yang sudah ada di Satlantas Polres Singkawang. Sehingga bisa mengecek data kendaraan dari nomor Polisi melalui data ERI kami," tandasnya.
Menurutnya, Satlantas Polres Singkawang sudah menggunakan data ERI secara Nasional. Sehingga semua data kendaraan bermotor ada di dalam ERI.
Satlantas Polres Singkawang juga akan melakukan MoU dengan para stakeholder apabila sarana dan prasarana ini didukung. Kemudian pihaknya juga akan menyiapkan master dan trainer untuk melakukan training kepada operator dan petugas ETLE.
"Tentunya kami juga akan melakukan pilot project di beberapa ruas jalan yang ada di Kota Singkawang untuk penerapan e-Tilang, didahului sosialisasi ke masyarakat," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Waspada Modus Tilang Elektronik Lewat WhatsApp, Jangan Sampai Saldo Rekening Terkuras
-
Cara Buka Blokir STNK Akibat Tilang ETLE, Bisa Secara Online atau Offline
-
Jakarta Tambah 40 e-TLE Handheld Presisi, Polisi Perluas Penindakan Digital di Jalan Raya
-
Jakarta Bakal Dipantau 1.000 Kamera ETLE pada 2026, Sudah Siap Jadi Smart City?
-
Pimpinan Komisi III DPR Usulkan Jabatan Kakorlantas Polri Diisi Jenderal Bintang 3, Ini Maksudnya
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Bukan Skutik Biasa, Yamaha Mio M3 Bawa Desain Carbon dan Warna Ngejreng, Segini Harganya
-
Bikin Tetangga Iri Pas Lebaran, Ini 3 Pilihan Motor Sport Seken yang Ramah Buat Pemula
-
Terpopuler: Kopdes Merah Putih Pakai Pikap, Geger Impor Mobil India Rp24 Triliun
-
Ambisi Ekspor Kendaraan Komersial Indonesia Melambung di GIICOMVEC 2026
-
Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India
-
Ironi Kopdes Merah Putih Pakai Pikap Bukan Merah Putih, DPR Ikut Heran
-
Kontroversi Impor Mobil India Rp 24 Triliun Saat Pabrik Lokal Sedang Nganggur
-
BYD Seal 2026 Tawarkan Bagasi Lebih Luas dan Desain Segar, Begini Fiturnya
-
Impor Pikap India untuk Kopdes Perlu Pertimbangkan Manufaktur Lokal
-
IIMS 2026 Sukses Besar, 580 Ribu Pengunjung dan Transaksi Tembus Rp8,7 Triliun