Suara.com - Volkswagen Amerika Serikat (AS) mengeluarkan pernyataan resmi terkait rencana perusahaan mengganti nama menjadi Voltswagen yang membawahi jajaran produk listrik.
Melalui juru bicaranya, perusahaan raksasa otomotif asal Jerman ini menyatakan bila rencana ini adalah "gimmick" belaka. Artinya, Volkswagen Amerika tidak akan mengubah namanya menjadi Voltswagen.
"Penggantian nama ini dirancang sebagai pengumuman dalam semangat April Mop, menjelang peluncuran salah satu mobil listrik kami, yiatu SUV ID.4. Dan sebagai penanda komitmen kami untuk menghadirkan mobilitas listrik bagi semua," jelas juru bicara Volkswagen Amerika dalam sebuah sebuah pernyataan, dikutip dari CDE News.
Sementara itu, juru bicara Volkswagen di Jerman menyebut rebranding sebagai "ide bagus" dengan fokus pada pemasaran.
Namun CEO Volkswagen Group of America, Scott Keogh masih belum memberikan komentar terkait penyebutkan Voltswagen. Keadaan penggantian huruf "k" menjadi "t" itu malahan mengindikasikan adanya komunikasi kurang mulus dalam perusahaan. Sehingga tidak terdengar satu suara.
Namun sisi positif yang didapat perusahaan, rencana perubahan nama Volkswagen ke Voltswagen sukses mendongkrak saham yang dimiliki Volkswagen. Saham perusahaan ditutup 4,7 persen lebih tinggi dibandingkan hari sebelumnya.
Sebagai produsen mobil terbesar kedua di dunia, Volkswagen berharap dapat melipatgandakan pengiriman kendaraan listrik dan meningkatkan keuntungan dalam upaya mengejar ketertinggalan dari Tesla.
Beberapa pejabat Volkswagen telah menyatakan frustrasi karena upaya kendaraan listrik di Amerika Serikat belum berhasil menarik perhatian konsumen sebanyak Tesla atau General Motors.
Baca Juga: Best 5 Oto: Royal Enfield Meteor 350 Meluncur, Volkswagen Bikin Voltswagen
Berita Terkait
-
BYD Ancam 'Kudeta' Toyota, Mobil Jepang Kompak Bersatu?
-
GAC Indonesia Kuasai Segmen Hatchback Listrik Lewat Dominasi AION UT
-
Cara Mudah Punya Mobil Listrik Lewat Skema Pembiayaan Terbaru
-
AI Perparah Krisis Chip, Produksi Mobil Turut Terancam
-
Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
Terkini
-
Selain Sakit, Nanik S Deyang Sebut Dasco Paling Tahu Alasan Asli Dirinya Mundur
-
Sepeda Gunung Murah Merek Apa? Ini 3 Pilihan Rp1 Jutaan dengan Spek Menarik
-
Sepeda Apa yang Cocok di Jalanan Bergelombang? Ini 7 Rekomendasi yang Nyaman Dipakai
-
Mangkir Alasan Sakit, Kejagung Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Besok
-
Iran Rudal Pangkalan Udara Ali al-Salem Kuwait: Kami Menyerang Tanah yang Diduduki Tentara Amerika!
-
Bus Alisman Kecelakaan di Padang, 8 Orang Terluka
-
BKSAP Tutup Kaukus AIPA, Tekankan Implementasi Resolusi untuk Masyarakat ASEAN
-
Pendapatan Anjlok, Laba Bersih Adhi Karya Tiba-tiba Melesat 12,6%
-
Final Piala Dunia 2026 Mengingatkan Saya pada Pesan Ayah soal Judi Bola
-
Warisan 1.300 Tahun di Tibet, Barkhor dan Potala Jadi Magnet Wisata Lhasa