Suara.com - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi kendaraan niaga Mitsubishi di Indonesia menyatakan bahwa penjualan secara online saat ini terus mengalami pertumbuhan.
Menurut Marketing Director PT KTB, Duljatmono, sejauh ini penjualan offline memang masih lebih besar dari penjualan online. Namun skema bisnis terus bergerak ke arah digital dan terus bergerak maju.
"Artinya ke depan (penjualan online) akan memberikan kontribusi yang kuat kepada kami," ujar Duljatmono, dalam sesi virtual conference, baru-baru ini.
Dari sisi kemudahan, sambung Duljatmono, keduanya memiliki kemudahan. Di online proses pembelian memang lebih mudah. Namun tetap butuh proses offline untuk melanjutkannya.
Dan tentunya semua kembali ke pilihan konsumen, bila lokasi dealernya dekat, pilihan mungkin lebih ke offline.
"Secara pilihan, offline aksesnya lebih menjadi pilihan buat konsumen. Tapi ke depannya online akan membesar," kata Duljatmono.
Kekinian, untuk pemasaran online PT KTB memilih Tokopedia sebagai platform pendukung pemasaran dalam jaringan. Inilah salah satu strategi pemasaran digital pada 2020.
Duljatmono menyatakan, respon konsumen di tahun pertama sangat tinggi. Bila di rata-rata, pemesanan per bulan bisa mencapai 50 sampai 70 unit.
"Mudah-mudahan di saat yang akan datang, pemasaran online akan memberikan kontribusi lebih besat. Karena ke depan nanti, skema bisnis memang akan mengalami perubahan," tutup Duljamono.
Baca Juga: Mitsubishi Fuso Targetkan Pangsa Pasar 48,1 Persen untuk 2021
Berita Terkait
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya
-
Penggunaan AI untuk Promosi Jualan Online Diperketat, Begini Ketentuan Barunya
-
Toko Online Tanpa NIB Bakal Diblokir? Simak Aturan Baru Kemendag 2026
-
Kemendag Janji Akun Seller Tak Akan Diblokir Meski Belum Punya NIB
-
Akankah Mitsubishi Lancer Evo Kembali Mengaspal? Ini Kata sang Bos Baru
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?