Suara.com - Lebaran sudah berlalu. Dalam beberapa pekan (6 - 17/5/2021), Pemerintah memberlakukan Larangan Mudik 2021 atau tidak pulang kampung pada libur Hari Raya Idul Fitri demi mencegah penyebaran Covid-19.
Nah, liburan pun berlangsung di rumah saja untuk keamanan dan kepentingan bersama. Termasuk merawat kendaraan, meski tidak dipakai mudik atau perjalanan jauh.
Menurut Hariadi, Asst. to 4W, 2W & Marine Service Dept. Head PT Suzuki Indomobil Sales atau SIS, ada beberapa hal penting yang sederhana, bisa dilakukan ketika merawat mobil sendiri. Tanpa perlu dibawa ke bengkel selama masa libur.
"Meski libur Lebaran tahun ini kita di rumah saja, kami harap pengguna Suzuki tetap dapat melakukan kegiatan yang dapat mengisi waktu senggang, salah satunya merawat mobil sendiri," ujarnya.
"Melakukan perawatan mobil sendiri tentu menjadi tanggung jawab pemilik kendaraan. Perawatan bertujuan untuk menjaga mobil dalam kondisi prima. Sehingga saat beraktivitas kembali, kita tidak perlu khawatir ada masalah dalam perjalanan," tutup Hariadi.
Berikut adalah tips merawat mobil ala Suzuki, untuk kendaraan yang berada di rumah selama liburan:
Rutin Membersihkan Mobil
- Membersihkan eksterior maupun interior mobil tentu penting untuk menjaga penampilan dan kenyamanan saat berkendara.
- Rutin mencuci mobil minimal dua minggu sekali, mengeluarkan barang-barang yang sudah tidak digunakan, dan menjaga agar tidak ada sampah di dalam mobil adalah hal yang perlu diperhatikan agar mobil tetap bersih.
- Gunakan sabun cuci khusus mobil saat mencuci dan gunakan lap yang halus agar tidak merusak cat, serta hindari mencuci mobil di bawah terik sinar matahari karena bisa merusak cat mobil.
Rutin Memanaskan Mesin Mobil
- Meski tidak digunakan untuk berpergian jauh, mesin mobil perlu sesekali dipanaskan agar oli dapat bersirkulasi dengan baik.
- Namun, karena mobil saat ini sudah dilengkapi dengan ECU yang dapat mengoptimalisasi kerja mesin, mobil tidak perlu dipanaskan setiap hari, hanya perlu dipanaskan minimal dua hari sekali.
- Memanaskan mesin mobil pun tidak perlu terlalu lama, hanya sekitar 5-10 menit.
Pengecekan Komponen Mobil
Baca Juga: Lamborghini Sian, Awal Road Map Elektrifikasi untuk Produk Ramah Lingkungan
- Saat memanaskan mobil dengan menghidupkan mesin, jangan lupa untuk memperhatikan apakah terdapat indikator komponen bermasalah yang menyala di Multi-Information Display (MID).
- Selain itu, lakukan pemeriksaan komponen lain secara manual seperti air radiator, volume air wiper pada tangki cadangan, volume minyak rem, kondisi ban, lampu kendaraan, dan kelengkapan surat-surat kendaraan.
Bawa Mobil Berkendara
- Jangan biarkan mobil terparkir dalam waktu yang lama, pengendara atau pemilik mobil perlu sesekali membawa mobil berkendara setidaknya 10 menit setiap dua hingga tiga hari agar mobil dapat melakukan pengisian aki dengan lebih maksimal.
- Aki yang berkualitas dan terawat memiliki daya simpan tenaga listrik yang lebih baik sehingga dapat menghindari soak yang bisa merusak program ECU, serta menjaga bagian kontrol sistem elektronik tidak terkunci yang dapat menyebabkan mobil sulit distarter.
- Selain itu, sesekali membawa mobil berkendara juga dapat menghindari terbentuknya flat spot atau deformasi ban yang disebabkan beban kendaraan terlalu lama bertumpu pada satu titik ban saat parkir.
Berita Terkait
-
Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?
-
Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap
-
Mengenal Tiga Tipe iCAR V23 SUV Listrik Modern Bergaya Klasik
-
Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh
-
Konflik Timur Tengah Lumpuhkan Ekspor Mobil Toyota dari Jepang Hingga Nyaris Habis
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Susul BYD, Chery Siap Ramaikan Bursa Mobil Jepang
-
Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan
-
Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?
-
Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
-
Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap
-
Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?
-
Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?
-
Plus Minus Pinang Honda Scoopy di 2026, Kenapa Skutik Ini Tetap Jadi Favorit Pengendara Wanita?
-
6 Masalah Klasik Toyota Agya Bekas, Ketahui sebelum Membeli
-
Update Harga BBM SPBU Swasta Terbaru per Akhir Mei 2026, Shell hingga BP-AKR