Suara.com - Produsen mobil Renault, Nissan dan Hyundai mempertimbangkan untuk melakukan penutupan pabrik sementara di India karena meningkatnya kasus Covid-19.
Penutupan pabrik Renault-Nissan, yang bergabung dalam Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi di Tamil Nadu harus dilakukan akibat dorongan dari serikat pekerja yang melakukan protes dengan cara melakukan mogok kerja pada hari Rabu (19/5/2021).
Hal ini dilakukan karena para pekerja khawatir akan keselamatan mereka dan keluarga jika harus tetap bekerja di tengah kasus Covid-19 yang meningkat.
Sementara itu, Hyundai juga menghentikan sementara aktivitas pabrik selama lima hari untuk pabriknya yang berlokasi di kawasan sama dengan dua carmaker sebelumnya,yaitu Tamil Nadu. Senada dengan carmaker Renault-Nissan, situasi didahului dengan protes singkat para pekerja.
Kawasan ini sendiri adalah salah satu negara bagian di India yang paling parah terkena dampak Covid-19. Lebih dari 30.000 kasus terjadi per hari, di pekan lalu. Tercatat hanya ada beberapa pabrik mobil yang masih tetap beroperasi.
"Manajemen setuju untuk menutup pabrik setelah para pekerja menyatakan kekhawatirannya atas keselamatan setelah dua karyawan meninggal karena Covid-19," kata E Muthukumar, Presiden Serikat Karyawan Hyundai Motor India, dikutip dari Ndtv.
Berita Terkait
-
Megawati Hangestri Gabung Tim Rival, Kapten Red Sparks Beri Respons Sedih
-
5 EV dengan Jarak Tempuh Terjauh di Indonesia, Ada Mobil Listrik Buatan Lokal
-
Modus Adonan Tepung, WNA India Sembunyikan Emas Rp700 Juta di Celana Dalam
-
Pelatih Hyundai Hillstate Blak-blakan Puji Megawati Hangestri Jelang V-League
-
Profil Hyundai Hillstate: Pelabuhan Baru Megawati Hangestri di Liga Korea Selatan
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Aturan Ganjil Genap Resmi Dicabut, Cek Jadwal Lengkapnya
-
3 Kebiasaan di Motor yang Bisa Merusak Ponsel, Efeknya Jangka Panjang
-
Hampir 1500 Motor Diamankan, 99 Ribu Telah Diekspor: 5 Fakta Sindikat Curanmor Jaksel
-
Dari yang Murah hingga Mewah: Ini 5 Rekomendasi Motor untuk Antar Jemput 2 Anak Sekolah Sekaligus
-
Kekayaan Seskab Teddy Naik Hingga Rp4,7 M Dalam 1 Tahun, Nilai Isi Garasi Malah Menyusut
-
Yamaha Pilih Fokus Pelajari Pasar Sebelum Ekspansi Motor Listrik Secara Massal
-
Kebijakan Pilih Kasih Insentif Mobil Listrik Berbasis Nikel Menuai Sorotan Produsen
-
Kontroversial, Kandungan TKDN Motor Listrik MBG Cuma Segini
-
3 Pilihan Skutik Honda Hijau Glossy Paling Hits 2026, Siapa Pemenangnya?
-
Strategi JETOUR Perkuat Dominasi Pasar SUV Global Andalkan Produk Hybrid