Suara.com - BMW Indonesia mengungkapkan bahwa desain grille besar pada model BMW Seri 4 tidak berpengaruh terhadap konsumen BMW di Tanah Air.
Director of Communications BMW Group Indonesia, Jodie O’tania mengungkap bahwa desain grille berbentuk kidney sejauh ini memang menjadi identitas BMW. Lantas pada perkembangannya dimensi berangsur makin gambot atau besar. Dan di beberapa negara lain terjadi pro dan kontra.
"Sejauh ini konsumen tidak masalah. Pasalnya memang menjadi ciri khas BMW. Menurut konsumen yang penting tetap double grille," ujar Jodie O’tania, di sela peluncuran BMW Seri 4, baru-baru ini.
Selain itu, tambahnya, dengan desain yang identik membuat konsumen lebih mudah mengenali produk tertentu. Jadi ketika lihat di jalan, konsumen bisa tahu bahwa itu BMW Seri 4.
Ditanyai apakah semua produk BMW akan mengusung desain grille gambot seperti yang tersemat pada Seri 4, Jodie O'tania mengatakan tidak semua.
"Untuk seri tertentu mungkin saja. Jadi tidak semua seri, karena setiap model punya ciri khasnya masing-masing," ungkapnya.
Sebagai informasi, BMW belakangan kerap menghadirkan desain dengan ukuran grille yang lebih gambot dibandingkan beberapa produk terdahulu. Sehingga hal ini menjadi perdebatan dari beberapa konsumen setia produsen otomotif asal Jerman itu.
Sebagian orang menilai, dimensi grille dimensi besar membuatnya terlihat tidak proporsional. Sebagian lagi mengatakan desain ini lebih buruk dari Mercedes-Benz.
Maklum saja, untuk urusan produk BMW memang bersaing ketat dengan Mercedes-Benz. Jadi tidak heran bila kedua pabrikan kerap dibandingkan baik dari sisi desain ataupun performa.
Baca Juga: BMW Seri 4 Meluncur di Indonesia, Dibanderol Mulai Rp1,4 Miliar
Berita Terkait
-
Mobil Listrik BMW i5 eDrive40 M Sport Mendarat di Indonesia, Intip Spesifikasinya...
-
BMW X7 xDrive40i Meluncur di Tanah Air, Banderol Rp 2,4 Miliar
-
BMW 320i M Sport dan 330i M Sport Pro Meluncur dengan Kidney Grille Desain Baru, Banderol Rp 900 Jutaan
-
BMW 330e M Sport, Mobil Listrik PHEV Jadi Kendaraan Resmi Pengawalan Presidensi G20 Indonesia
-
Cara Mudah Merawat Bodi Mobil Krom Agar Tetap Mengilap
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Cosplay Low Budget! Calya Ini Maksa Jadi Mobil Listrik Modal Stiker, Pas Dicek Aslinya Ternyata...
-
Perubahan New Raize dan Daftar Harga Terbarunya
-
Praktis! Simak Cara Pakai Fitur Trade-in Motorku X untuk Upgrade Motor Honda
-
Harga Mirip, Mending Toyota Avanza 1.5 L 2019 atau Toyota Sienta 2014?
-
Skutik Retro Royal Alloy JPS 245 Resmi Mengaspal di Indonesia, Punya Dashcam Bawaan
-
Tampang Mirip Mini Cooper tapi Harga Cuma Rp100 Jutaan, Suzuki Ini Bikin Geger Pencinta Mobil Retro
-
Honda Brio Satya S Baru Dibekali CVT, Lebih Murah dari BYD Atto 1
-
DFSK Beri Penjelasan Kasus Mobil Listrik Gelora E yang Terbakar di Tol JORR
-
5 Mobil Keluarga di Bawah Rp50 Juta, Irit dan Ekstra Nyaman Dikendarai
-
Mimpi Punya Mobil Listrik Kini Nyata, Intip Cicilan BYD Atto 1 Mulai Rp3 Jutaan Saja