Suara.com - Hyundai Ioniq 5 dikabarkan akan diproduksi secara lokal di Indonesia. Mobil listrik itu akan diproduksi di pabrik Hyundai di Cikarang, Jawa Barat mulai tahun 2022.
Melansir Wapcar, pada tahap awal sebanyak 1000 unit Hyundai Ioniq 5 yang akan diproduksi di Indonesia. Lalu pada 2023, Hyundai akan memproduksi sekitar 1500 unit Ioniq 5 di Tanah Air.
Namun saat ini belum ada kejelasan apakah produksi Hyundai Ioniq 5 akan dilakukan secara Incompletely Knock Down atau Completely Knock Down.
Sementara itu, Hyundai Kona Electric, Creta, dan Accent dikatakan juga akan jadi model lainnya yang akan dirakit di fasilitas Cikarang. Selain Indonesia, negara lain di kawasan ASEAN yang disebut-sebut akan merakit Ioniq 5 yakni Singapura.
Pabrik Hyundai di Indonesia
Pembangunan pabrik PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) di Bekasi, dikabarkan sudah mendekati tahap akhir. Pabrikan otomotif asal Korea Selatan ini berharap penyelesaian bisa seusai target awal.
"Jadi kalau misalnya nanti teman-teman media sempat jalan-jalan ke kawasan Kota Deltamas, Bekasi, gedung-gedung kami sudah berdiri dan besar sekali. Jadi proses pembangunan sudah berjalan sekira 90 persen," ungkap Makmur, Chief Operating Officer HMID belum lama ini.
Targetnya pabrik Hyundai di Cikarang itu akan mulai berproduksi pada akhir 2021 ini, sehingga merek asal Korea Selatan tersebut mulai bisa menjual mobil yang diproduksi lokal mulai awal 2022.
Hyundai Motor Company pada November 2019 lalu telah melakukan penandatanganan kesepahaman dengan pemerintah Indonesia untuk membangun pusat manufaktur pertama di Indonesia dan di kawasan ASEAN, bernilai investasi 1,55 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 21 triliun.
Baca Juga: Hyundai Ioniq 6 Pakai Spion Digital, Setara Audi E-Tron
Pabrik Hyundai di Cikarang mulai dibangun Desember 2019 di wilayah Deltamas dan diharapkan akan memulai produksi komersial pada paruh kedua tahun 2021 dengan kapasitas tahunan sekitar 150.000 unit, sehingga dapat memproduksi hingga 250.000 unit setiap tahunnya.
Berita Terkait
-
Cuma Segelintir, Ini Deretan Mobil Listrik dengan Baterai Nikel di Indonesia
-
Hyundai IONIQ 3 Hatchback Listrik dengan Jarak Tempuh Tembus 496 Km
-
Hyundai Nekat Tantang Dominasi Mobil Listrik China Lewat Lini IONIQ Terbaru
-
Prihati Pujowaskito, Dirut BPJS Kesehatan Pilihan Prabowo yang Selera Otomotif No Kaleng-kaleng
-
Harga Mobil Hyundai Mulai Berapa? Segini Banderolnya di Februari 2026
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Terpopuler: Mengenal KKB The Elite Program Cicilan Mobil Ringan, Harga Motor VinFast
-
Honda Luncurkan SUV Hybrid Baru Sekaliber CR-V, Mending Mana?
-
Daftar Daerah yang Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan
-
Astra UD Trucks Tegaskan Komitmen pada Kelestarian Lingkungan di Boja Farm
-
Menanti Hasil Investigasi Kecelakaan Maut Taksi Green SM, VinFast Indonesia Berdalih Entitas Berbeda
-
Perpanjang Masa Pakai Baterai Kendaraan Listrik, Peneliti Kembangkan AI Mutakhir
-
Misi Pebalap Muda Indonesia Muhammad Kiandra Jelang Debut Moto3 Junior di Spanyol
-
Usai Gagal Merger dengan Honda, Ini 3 Strategi Nissan untuk Bangkit
-
Jakarta-Bali Tanpa Pusing Isi BBM? Membedah Gila-gilaan Jarak Tempuh Teknologi Mobil BYD DM
-
Nissan Tertarik Gelontorkan Mobil Murah tapi Bukan EV