Suara.com - Menyimak kejadian Ford Mustang Shelby GT500 dilalap api di kawasan Pondok Pinang - Pondok Indah Jakarta Selatan terasa menyesakkan. Muscle car produksi 1967 ini termasuk koleksi keren, hanya diproduksi 2.050 unit untuk pasar global, dan kembaran dari mobil serupa yang main di film Gone in 60 Seconds perdana (1974) serta versi remake (2000).
Sebenarnya, mobil tidak akan terbakar sendiri tanpa ada pemicu awal. Yang sering terjadi adalah akibat hubungan arus pendek. Korsleting atau short circuit. Percikan apinya menyentuh permukaan yang mudah terbakar.
Percikan api juga bisa timbul karena adanya kebocoran yang menetes pada sumber panas seperti pipa knalpot.
Dikutip dari Auto2000, sebelum menjadi masalah besar, berikut cara mencegah mobil terbakar sendiri. Mulai menjauhkan barang mudah terbakar dari kompartemen mesin sampai perhitungan modifikasi kelistrikan mobil.
Ini tips untuk mencegah mobil terbakar:
1. Perhitungkan Modifikasi Kelistrikan Mobil
- Pabrikan kendaraan telah memperhitungkan kebutuhan daya listrik dan sistem yang digunakan supaya dapat menyalurkannya dengan baik dan aman dalam jangka waktu lama.
- Kebutuhan modifikasi mobil membuat pemilik biasanya ingin mengubah sistem kelistrikan mobil. Sayangnya, proses modifikasi dilakukan tanpa memperhitungkan kebutuhan sehingga membuat sistem kelistrikan bermasalah.
- Belum lagi jika ubahan dilakukan tanpa memperhitungkan aspek teknis seperti sambungan yang asal tempel atau tidak menambahkan sekering sebagai pengaman arus listrik.
- Perhitungkan baik-baik jika mau melakukan modifikasi sistem kelistrikan mobil dan berdiskusi dahulu bersama petugas bengkel resmi.
2. Hindari Menyimpan Barang Mudah Terbakar di Mobil
- Hindari menyimpan barang-barang yang mudah terbakar di kabin, seperti bensin, thinner, parfum cair, atau korek api gas.
- Cairan-cairan ini mengandung bahan aktif, jika diletakkan dalam ruang tertutup dengan suhu udara tinggi berpotensi menimbulkan api.
- Termasuk ponsel yang sedang dicharge menggunakan power bank. Panas yang ditimbulkan bisa memicu permukaan kain atau plastik terbakar.
3. Hati-hati Barang Mudah Terbakar di Dalam Ruang Mesin
- Mungkin saja pemilik mobil lupa meletakkan kain bekas mencuci mobil atau kain bekas membersihkan spare part secara sembarangan sehingga tertinggal di dalam ruang mesin.
- Benda ini jika terkena sumber panas seperti pipa knalpot bisa menyebabkan terjadinya kebakaran.
4. Cek Oli Mesin Mobil dan Potensi Kebocoran Bahan Bakar
Baca Juga: Juara Young Designer Competition Menerima Hadiah Kit Car dari Rolls-Royce Motor Cars
- Karena usia kendaraan atau pemilik malas memeriksa, oli mesin bisa mengalami kebocoran. Tetesan oli mesin berpotensi terbakar bila mengenai bidang panas seperti pipa knalpot.
- Di samping itu, jika pemilik tidak rutin mengganti oli sesuai ketentuan, maka senyawa kimia dalam oli akan berubah. Perubahan akan berimbas pada mesin yang cepat panas, komponen di dalamnya aus, dan berpotensi memicu kebakaran.
- Selain itu, pastikan rutin mengecek secara visual atau melalui indera penciuman apakah terjadi kebocoran bahan bakar karena hal ini juga dapat memicu kebakaran kendaraan.
5. Dilarang Parkir Dekat Sumber Api
- Tanpa sadar, mobil yang kita gunakan kerap parkir di dekat sumber api seperti tempat pembakaran sampah. Bara api dari sisa pembakaran yang terbang berpotensi mengenai bagian mobil yang sensitif seperti kabel kelistrikan.
- Mesin yang masih panas juga berisiko terbakar kalau terkena sampah plastik yang terbang terbawa angin. Oleh sebab itu, saat berhenti pastikan dulu mobil aman dari sumber panas.
6. Jangan Abaikan Panel Indikator
- Panel indikator dipakai sebagai penanda bahwa ada masalah di mobil. Misalnya, ketika indikator suhu mesin naik, artinya ada masalah pada mesin mobil. Segera cek supaya tidak menjadi masalah besar bahkan berakibat mobil terbakar sendiri.
7. Pasang Alat Pemadam Api Ringan
- Memasang Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di dalam kabin mobil sebagai upaya memadamkan api yang membakar mobil.
- Terkait jenis dan penempatan APAR bisa dikonsultasikan dengan petugas bengkel resmi, termasuk mempelajari cara mengoperasikannya.
Berita Terkait
-
Diduga Mabuk, Pengemudi Brio Tabrak Separator Busway Hingga Mobilnya Terbakar
-
Menkeu Purbaya Buka Suara soal Hilangnya Uang Rp4,6 Miliar dalam Insiden Mobil Terbakar
-
Detik-detik Grandmax Bawa Rp5,2 Miliar Terbakar di Polman, Uang ATM Rp4,6 M Hangus
-
3 Fakta Mobil Bank Bawa Uang Rp 4,6 Miliar Terbakar Habis
-
Cek Fakta: Mobil Terbakar Jalan Sendiri Dibawa Arwah Manusia
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
-
Tak Terbukti Lakukan Tindak Pidana, Delpedro Dkk Divonis Bebas!
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
Terkini
-
Tren Pembelian Mobil Bekas di Indonesia Mulai Terapkan Garansi Mirip Unit Baru
-
Yamaha Marine Perkuat Ekosistem Maritim Indonesia Lewat Fasilitas Terpadu KBA Sunter
-
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
-
Tren Mobil Bekas Meningkat Jelang Lebaran 2026 MPV dan SUV Jadi Incaran Pemudik
-
JAECOO Aneka Karawaci Resmi Beroperasi Perkuat Jaringan SUV Premium di Tangerang
-
Persiapan Mudik Lebaran 2026, GAC Indonesia Luncurkan Aplikasi Pintar untuk Permudah Pengguna
-
Jangan Malas! Ini 5 Dampak Buruk Air Hujan Terhadap Cat Mobil Anda
-
5 Mobil Listrik 7 Seater untuk Mudik Lebaran 2026, Mulai Rp300 Jutaan
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik Murah untuk Mudik Lebaran 2026
-
Mobil Listrik Bekas Belum Banyak Peminat