Suara.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Pulau Jawa dan Bali dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19, mewajibkan untuk beraktivitas di rumah.
Tapi, masih ada masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah sehingga masyarakat tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.
Demikian pula bagi para pengguna sepeda motor, selain mengacu pada kaidah safety riding, dalam kondisi pandemi ini juga harus membiasakan diri dengan hal-hal baru ketika berkendara dengan motornya.
Mulai dari sebelum berkendara hingga saat berkendara.
Sebelum melakukan aktivitas keluar rumah terutama menggunakan sepeda motor, sebaiknya pastikan terlebih dahulu kondisi kesehatan badan dan motor Anda.
Berikut tujuh tips berkendara tetap sehat selama pandemi dari Yamaha Indonesia :
- Pastikan kondisi badan dalam keadaan fit dan sehat, untuk memastikannya gunakan thermometer untuk mengecek suhu tubuh atau oximeter untuk mengecek saturasi kadar oksigen
- Pastikan kondisi motor dalam keadaan baik dengan memperhatikan dasar pengecekan motor seperti tekanan ban, system pengereman, kopling, lampu depan dan belakang motor.
- Gunakan dua masker sesuai dengan anjuran Pemerintah. Pengendara yang menggunakan buff sebaiknya juga tetap menggunakan masker agar kemampuan penyaringan partikel berbahaya dapat bekerja lebih baik.
- Gunakan safety gear helm, sepatu, sarung tangan dan jaket. Sarung tangan yang digunakan sebaiknya jangan yang setengah, tapi yang bisa menutupi seluruh bagian tangan (full cover).
- Pastikan kaca helm (visor) selalu tertutup saat berkendara dan hindari penggunaan helm secara bergantian dengan orang lain. Kaca helm selalu tertutup saat berkendara guna mencegah masuknya benda asing serta mengusap mata saat dalam perjalanan.
- Selalu membawa cadangan masker dan hand sanitizer. Para pengendara motor perlu membawa masker cadangan sebagai antisipasi jika masker kotor atau basah saat berkendara.
- Setelah tiba di tujuan, pastikan selalu mencuci tangan dan sempatkan untuk melakukan penyemprotan disinfektan ke riding gear yang telah digunakan, sehingga mengurangi potensi terpapar bakteri ataupun virus.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Benarkah Berkendara Malam di Jakarta Kena Sanksi Karena Zona Merah?
-
Tak Terima Ditegur Gegara Merokok saat Berkendara, Pria Ini Tantang Diviralkan
-
Larangan Merokok Sambil Berkendara
-
Dear Kaum Hawa, Ini Tips Berkendara Aman Pakai Sepeda Motor: Jangan Kenakan High Heels
-
Penunggang Toyota Kijang Mabuk hingga Teler tapi Malah Panen Sanjungan, Kok Bisa?
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Insentif Mobil Listrik Berbasis Bahan Baku Lokal, Toyota: Industri Domestik Siap?
-
5 Motor Matic Kecil untuk Wanita, Cocok buat Belanja hingga Ngampus
-
Dibuka Pekan Depan, IIMS 2026 Dibanjiri Brand Otomotif Asal China
-
Langkah Strategis Mazda Hadirkan Dealer Standar Global di Mataram
-
Terpopuler: Fitur Baru Xpander Makin Stabil di Tikungan, Mobil Gampang Dirawat Jarang ke Bengkel
-
7 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Ibu-Ibu yang Lincah dan Gesit, Mulai Rp60 Jutaan
-
7 Mobil Mungil yang Gampang Dirawat dan Tidak Sering ke Bengkel
-
Mengenal Teknologi AYC yang Bikin Mitsubishi Xpander Terbaru Makin Stabil di Tikungan
-
4 Mobil Bekas Toyota dari yang Mewah dan Reliabel hingga Super Langka, Mesin Serba Mirip!
-
Beli Mobil Bekas Pajak Mati, Bagaimana Mengurusnya? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan