Suara.com - Kalangan komunitas otomotif menyatakan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) RON tinggi seperti Pertamax series, lebih ekonomis dibandingkan dengan yang memiliki RON rendah.
"Sebelum PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), CAI rutin touring ke berbagai daerah seperti Lampung, Purwokerto, dan Jogjakarta. Berdasarkan pengalaman tersebut, kami membuktikan bahwa BBM berkualitas seperti Pertamax, jauh lebih hemat dibandingkan BBM dengan RON lebih rendah,” kata Humas Club Ayla Indonesia (CAI) Adjie Sambogo di Jakarta, Sabtu (21/8/2021).
Dalam setiap touring, lanjutnya, seluruh peserta selalu mengisi penuh BBM pada titik kumpul. Harapannya, agar di perjalanan, tidak ada anggota yang tertinggal karena harus mampir di SPBU lantaran BBM yang lebih dulu menipis.
"Namun, ada juga peserta terpaksa harus mengisi BBM sebelum titik perkiraan. Yang lebih dulu ‘kehabisan’ tersebut, biasanya anggota klub yang memakai BBM di bawah RON 92," ujarnya.
Dia mencontohkan ketika ke Purwokerto, diperkirakan pengisian kembali baru dilakukan setelah keluar tol di Pekalongan. Ternyata ada anggota yang memakai BBM dengan RON di bawah 92 dan sudah mengisi BBM ketika masih di tol, sebelum KM 300.
Adjie juga mengungkapkan saat melakukan perjalanan dari Jakarta-Madiun, ternyata untuk jarak sekitar 600 kilometer, dirinya hanya mengisi Pertamax sejumlah Rp300 ribu dan ketika sampai tujuan masih banyak tersisa BBM di tangki mobil.
"Sebelumnya saya juga pernah mencoba memakai BBM RON 90 untuk rute yang sama. Ternyata, saya harus mengisi sejumlah Rp400 ribu," kata dia.
Terkait hal itu Adjie mengatakan, sisi ekonomis Pertamax series bisa dilihat dari dua aspek yakni dari sisi jumlah uang yang harus dibayarkan pada saat membeli BBM serta dari sisi keawetan mesin.
BBM RON tinggi membuat mesin lebih terjaga dan awet, tambahnya, dalam jangka panjang, mobil yang memakai BBM RON tinggi jarang rewel dan tidak sering masuk bengkel, berbeda dengan kendaraan menggunakan BBM dengan oktan yang lebih rendah.
Baca Juga: Begini Efek BBM Oktan Tinggi Terhadap Mesin Kendaraan
"Dari sisi ini, terlihat bahwa BBM RON tinggi juga lebih ekonomis, karena biaya perawatannya lebih rendah," ujarnya.
Sebelumnya pengamat otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu menyatakan, pada kendaraan keluaran baru dengan kompresi mesin tinggi, BBM berkualitas seperti Pertamax justru lebih hemat.
"Intinya, semakin tinggi oktan jika dipadu dengan mesin yang kompatibel, yaitu mesin berkompresi tinggi, maka penggunaan BBM dapat lebih hemat serta menghasilkan polusi lebih rendah," katanya. [Antara]
Berita Terkait
-
Takut Pertamax Naik? 5 Mobil Irit Lolos Pertalite Ini Bikin Dompet Tentram Hidup Cuan
-
Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI
-
Harga BBM dan Elpiji Non-Subsidi Naik, Tulus Cium Aroma Anomali di Lapangan, Apa Itu?
-
Hitung-hitungan Harga Wajar Pertamax, Benarkah Bisa Tembus Rp17.000 per Liter?
-
Harga Pertamax Turbo Tembus Rp19.400, Ini 4 Jenis Mobil yang Paling Terdampak
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
5 Pilihan Sepeda Listrik Gunung Murah Dibawah Rp1 Jutaan
-
Mitsubishi New Pajero Sport Tawarkan Standar Baru SUV Mewah untuk Segala Medan
-
Tanpa Rangka eSAF, Skutik Baru Honda Ini Pakai Dek Rata Rasa PCX Mewah
-
BYD M6 PHEV Tertangkap Kamera di Jakarta Menjadi Sinyal Ancaman Baru Segmen MPV
-
Adu Murah Tarif Taksi Blue Bird vs Green SM, Mana yang Jadi Pemenangnya?
-
Hyundai STARGAZER Tembus Tiga Besar Pasar MPV Keluarga Indonesia
-
Gaji Sopir Taksi Green SM vs BlueBird, Siapa yang Paling Cuan?
-
Ambisi Chery Contek Formula Toyota dan Tesla Demi Kuasai Pasar Global
-
Tak Hanya Hemat Bensin, Ini 5 Rekomendasi Mobil LCGC yang Kuat Nanjak
-
Taksi Listrik VinFast VF e34 Mogok di Rel Berujung Petaka, Ke Mana Fitur Canggihnya?