Suara.com - Sebuah studi yang dilakukan American Automobile Association atau AAA baru-baru ini memberikan laporan bila biaya tahunan kepemilikan kendaraan baru hampir mencapai 10.000 dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp143 juta.
Menurut AAA, nilai ini sekira 805,50 dolar AS per bulan dan kerugian terbesar berasal dari merosotnya harga jual kembali yang mencapai 40 persen.
Dalam penelitian itu, kelompok pakar otomotif mengambil sampel 45 model terlaris dengan harga menengah. Contohnya Chevrolet Colorado, Chevrolet Equinox, Chevrolet Silverado, serta Toyota Camry, dan Toyota Corolla.
Mereka kemudian menghitung biaya bahan bakar, pemeliharaan dan perbaikan, asuransi, pajak, depresiasi dan biaya keuangan. Selain itu, penelitian juga menghitung berdasarkan angsuran selama lima tahun dengan bunga rata-rata 10 persen.
Melansir Carscoops, studi menemukan bahwa biaya bahan bakar rata-rata adalah 10,72 sen per km, tetapi jumlah ini sangat bervariasi tergantung pada jenis kendaraan dan jumlah penumpang yang dibawa.
Bila digabungkan dengan biaya perawatan, biaya rata-rata kendaraan 20,28 sen per km untuk beroperasi, dan bertambah hingga 3,042 per tahun jika pemilik berkendara 24.140 km per tahun.
Namun depresiasi akan membebani pemilik rata-rata 3.900 dolar AS. Depresiasi akan semakin tinggi untuk kendaraan listrik sebesar 5.362 dolar AS. Sementara sedan berukuran kecil hanya kehilangan nilai 2.687 dolar AS.
Bagi konsumen dengan anggaran terbatas, sedan kecil adalah pilihan yang tepat karena biasanya harganya lebih murah dibeli dan memiliki total biaya kepemilikan tahunan 7.230 dolar AS atau sekira 24.140 km per tahun.
Angka ini akan melonjak menjadi 9.366 dolar AS pada sedan ukuran sedang, dan 9.968 dolar AS untuk SUV ukuran sedang.
Baca Juga: Biaya Kepemilikan Tesla Model 3 Sedikit Lebih Tinggi Dibandingkan Toyota Camry
Berita Terkait
-
Indonesia Ngebet Negosiasi Tarif Trump, China Diam-diam Malah Dapat Untung
-
Bayang-bayang Perang AS-Iran, Harga Minyak Dunia 'Nangkring' di Level Tertinggi 7 Bulan
-
Narasi Swasembada Pangan di Balik Bayang-Bayang Impor Beras Amerika
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
China Jengah Kesepakatan Prabowo-Trump, Mau Cabut Investasi di Indonesia?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kelebihan Mesin Mitsubishi Pajero Sport yang Tetap Kompetitif di Segmen SUV Ladder Frame
-
Irit Mana antara Toyota Avanza vs Rush? Intip Pula Komparasi Harganya
-
5 Kelemahan Avanza yang Jarang Dibicarakan, Tenggelam oleh Reputasi Awet
-
Request Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M, Bisa Buat Ngecor Beton Jalan Berapa Kilometer?
-
Ini 3 Jenis Pick Up yang Didatangkan Agrinas, Carry dan Gran Max Kalah Kelas
-
Bak Bumi dan Langit! Pickup Impor Koperasi Merah Putih vs Esemka Kebanggaan Jokowi Mending Mana?
-
Harga Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M Setara Biaya Mengaspal Jalan Berapa Kilometer?
-
5 Mobil Double Cabin Buat Mudik Siap Angkut Banyak Barang, Mulai 100 Jutaan
-
Penjualan Motor Baru Januari 2026 Tembus 577 Ribu Unit Sinyal Positif Ekonomi Nasional
-
Apakah RI Hanya Jadi 'Tong Sampah' Pickup India? Ini Fakta Sebenarnya