Suara.com - Saat memasuki musim hujan, salah satu komponen mobil yang wajib diperhatikan adalah kondisi ban. Karena kondisi jalan yang basah bisa membuat ban menjadi selip.
Gejala awal ban mobil selip dapat dirasakan dari gerakan tiba-tiba pada mobil, seperti bodi mobil yang bergerak ke kiri atau kanan, atau mobil berjalan lurus meskipun kemudi sudah dibelokkan.
Lantas, bagaimana cara menyikapinya saat harus menghadapi situasi tersebut? Berikut hal yang harus dilakukan seperti dikutip dari laman Auto2000.
Pertama pengemudi disarankan untuk tidak panik. Kepanikan akan membuat pengemudi melakukan tindakan yang tidak perlu seperti pengereman keras atau membanting setir yang malah memperburuk keadaan.
Sikapi dengan tenang serta jaga fokus dan konsentrasi mengemudi untuk menentukan respons selanjutnya. Langkah berikutnya yang dapat dilakukan adalah menunggu hingga grip ban kembali normal sehingga dapat memperoleh traksi saat mobil mulai dikendalikan.
Pengemudi cukup menahan setir lurus ke depan dan tidak melakukan counter kemudi, pastikan kaki tidak menginjak pedal rem atau pedal gas. Dengan cara ini pengemudi bisa mencegah mobil yang kehilangan kendali supaya tidak lebih lebih parah dampaknya.
Jika daya cengkeram ban sudah kembali, mobil baru bisa dikendalikan seperti mengubah arah kemudi atau menekan pedal rem. Itupun harus dilakukan secara halus dan bertahap untuk menjaga daya pijak ban.
Tetap waspada terhadap lingkungan sekitar mobil, termasuk kendaraan lain dari arah belakang.
Cara Mencegah Ban Mobil Selip
Baca Juga: Dua Pekan Beroperasi di Balai Kota Yogyakarta, Mobil Vaksin Imunisasi 50 Orang Per Hari
Langkah awal yang harus dilakukan adalah segera mengurangi kecepatan mobil begitu hujan turun atau melewati jalan licin.
Kurangi hingga sekitar 20 persen dari kecepatan normal agar ban tetap mendapatkan daya cengkeram yang optimal serta mengurangi risiko kecelakaan jika sampai ban selip lantaran mobil masih dapat dikendalikan dengan baik. Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan supaya ketika ada masalah dapat direspons dengan cepat dan aman.
Faktor ban juga memegang peran sangat penting untuk mencegahnya selip di jalan licin. Pastikan tekanan angin ban juga alur pada telapak ban belum mencapai batas keausan supaya dapat membuang air dengan baik dan tidak mudah kehilangan grip di kondisi berat.
Berita Terkait
-
5 Mobil Bekas Double Cabin yang Lebih Murah dari Ford Ranger, Tetap Tangguh dan Nyaman
-
5 Mobil Bekas untuk Pemula 70 Jutaan: Onderdil Mudah Dicari, Irit BBM dan Praktis
-
5 Mobil Keluarga Non-LCGC di Bawah Rp100 Juta yang Jarang Masuk Bengkel
-
Selisih Tipis, Pilih Xenia atau Terios? Intip Harga Mobil Daihatsu per 2026
-
LCGC Bekas vs Hatchback Kecil: Mana yang Lebih Efisien untuk Harian?
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
Pilihan
Terkini
-
Bocoran Spesifikasi Motor Baru Yamaha 155cc VVA, Calon Jagoan Tangguh Segala Medan
-
5 Mobil Bekas Double Cabin yang Lebih Murah dari Ford Ranger, Tetap Tangguh dan Nyaman
-
Tarif Pajak Kendaraan 2026: Ada 'Opsen' Baru, Simak Cara Hitungnya Biar Tak Kaget
-
5 Mobil Bekas untuk Pemula 70 Jutaan: Onderdil Mudah Dicari, Irit BBM dan Praktis
-
Pesaing Avanza Muncul 21 Januari, MPV Baru Nissan Ini Siap Jadi Mobil Sejuta Umat
-
3 Mobil Honda Terbaik yang Kuat Nanjak di Pegunungan, Tenaga Mantap!
-
5 Mobil Keluarga Non-LCGC di Bawah Rp100 Juta yang Jarang Masuk Bengkel
-
LCGC Bekas vs Hatchback Kecil: Mana yang Lebih Efisien untuk Harian?
-
Selisih Tipis, Pilih Xenia atau Terios? Intip Harga Mobil Daihatsu per 2026
-
Tampil Lebih Elegan New Hyundai Creta Alpha Kini Gunakan Panoramic Sunroof