Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan dukungan kepada Satuan Tugas Protokol Kesehatan (Prokes) selama penyelenggaraan PON XX Papua berupa armada mobil komunikasi (Komob) berteknologi satelit. Tampilannya mirip kendaraan komersial minibus, dengan bagasi dimodifikasi untuk menampung peralatan komunikasi canggih.
Dikutip dari kantor berita Antara, armada fasilitas dari BNPB ini berfungsi memfasilitasi komunikasi selama pekan olah raga sebangsa Indonesia itu berlangsung.
"Dukungan tersebut dikerahkan menuju Posko Subsatgas Kota Jayapura sejak Selasa (28/9/2021)," jelas Pelaksana tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdu Muhari dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (30/9/2021).
BNPB melalui Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan menurunkan personel teknis untuk memastikan jaringan komunikasi di lokasi penyelenggaraan PON XX berjalan baik, khususnya di Kota Jayapura, Provinsi Papua.
Adapun awal pengadaan dukungan mobil komunikasi teknologi satelit itu berawal dari informasi mengenai jaringan komunikasi yang kurang stabil. Situasi ini berpotensi menghambat koordinasi dalam mengoptimalkan kegiatan di lapangan terkait protokol kesehatan atau prokes selama gelaran PON XX Papua.
"Dukungan yang dapat diberikan komob, antara lain mendukung jaringan internet posko dan membantu kelancaran komunikasi antara posko dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jayapura, serta instansi lainnya dengan menggunakan frekuensi radio," kata Abdu Muhari.
Dengan penggunaan frekuensi radio ini mampu mempermudah koordinasi dan transfer data kepada BPBD, khususnya di Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) atau pemangku kepentingan lain.
"Oleh karena itu, pengerahan Komob berteknologi satelit ini diharapkan dapat menunjang kebutuhan teknologi, informasi dan komunikasi (TIK) di berbagai situasi bencana," lanjutnya.
Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB mengupayakan kehadiran Komob dalam setiap kejadian bencana maupun acara yang membutuhkan dukungan komunikasi seperti PON XX Papua guna mengantisipasi kendala komunikasi yang bisa terjadi di lapangan saat jaringan internet atau sinyal komunikasi selular terganggu.
Baca Juga: Kunjungi Pabrik Wuling, Pemerintah Mendukung Industri Memasuki Era Mobil Listrik
Berita Terkait
-
Pemicu Utama Bencana Tanah Bergerak di Jatinegara Tegal
-
Akses Terputus Sepekan, Kepala BNPB Instruksikan Percepatan Penanganan Longsor Jepara
-
Tantangan Rencana Rehabilitasi Pascabencana di Sumut: Banyak Rumah Rusak Tak Masuk Kriteria Bantuan
-
Kemenkes Minta Rp500 Miliar untuk Perbaikan Fasyankes dan Alat Medis Rusak Akibat Banjir Sumatra
-
Prabowo Instruksikan Danantara Koordinasi Ketat Bangun Hunian Pengungsi agar Tak Tumpang Tindih
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
7 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh dengan Baterai Bandel, Harga Mulai Rp3 Jutaan
-
Cari Mobil Listrik Bekas Modal Rp75 Juta? Ini 5 Pilihan yang Bisa Kamu Pertimbangkan
-
Toyota Ladeni 'Perang Harga' Demi Bersaing dengan Kendaraan Listrik China
-
Adu Irit Biaya Operasional Motor Listrik vs Motor Bensin, Mana yang Lebih Hemat?
-
Rahasia Bensin Motor Tetap Irit Meski Dipakai Jarak Jauh, Modal Rp2 Ribu Saja
-
Apakah Motor Listrik Bisa Dicas di Rumah? Jangan Keliru Agar Tak Tersetrum
-
Pemerintah Jepang Pangkas Subsidi BYD Hingga Setengah Harga Demi Lindungi Produk Lokal
-
Berapa Harga Mitsubishi Destinator Bekas? Segini Selisihnya dengan yang Baru
-
Mobil Luxio Bekas di Bawah Rp100 Juta, Dapat Unit Tahun Berapa?
-
Impor Pikap India Belum Cukup dan Agrinas Impor Lagi dari China untuk Kopdes Merah Putih