- Gempa magnitudo 7,6 mengguncang tenggara Kota Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis, 2 April 2026 pukul 05.48 WIB.
- BNPB, BMKG, dan Basarnas segera meninjau langsung lokasi terdampak pascagempa untuk memulai koordinasi penanganan darurat bencana.
- BMKG memastikan peringatan dini tsunami telah berakhir setelah gelombang kecil terdeteksi di sejumlah wilayah pesisir Sulawesi Utara.
Suara.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, segera terbang ke Sulawesi Utara, menyusul gempa magnitudo 7.6 yang mengguncang wilayah laut di tenggara Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara pada Kamis (2/4) pukul 05.48 WIB.
Pernyataan itu disampaikan Suharyanto saat membuka Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Bencana Gempa Sulawesi Utara yang disiarkan langsung di YouTube BNPB Indonesia.
Pelaksanaan rapat koordinasi tersebut merupakan arahan langsung Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno.
Hadir di Graha BNPB, yakni Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani dan Kepala Basarnas, Marsdya TNI Mohammad Syafii.
Sementara hadir melalui daring pejabat terkait serta sejumlah kepala daerah yang wilayahnya terdampak gempa.
Suharyanto mengatakan langkah-langkah penamganan dampak gempa akan dimulai sampai dengan kondisi pulih.
"Siang ini awal ini kita akan rapat koordinasi mungkin melalui zoom dulu. Setelah itu siang ini sore ini juga kepala BNPB dan pejabat BMKG dan Basarnas juga akan datang ke daerah bencana," kata Suharyanto, Kamis (2/4/2026).
"Khusus saya akan ke Sulawesi Utara dan pejabat dari BMKG dan Hasarnas juga akan ke Sulawesi Utara dan Maluku utara," sambungnya.
Sebelumnya, Pukul 09.56 WIB BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami 4 yang menyatakan peringatan tsunami berakhir.
Baca Juga: Video Detik-detik Tsunami Usai Gempa Sulut M 7.6, Muncul Peringatan di 10 Wilayah
"Peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa MAG 7,6 dinyatakan berkahir," tulis BMKG dalam pengumuman resminya, Kamis 2 April 2026.
Beberapa menit sebelumnya, BMKG mengeluarkan rekomendasi untuk evakuasi menyeluruh di sejumlah daerah yang telah terdeteksi terjadi gelombang tsunami.
Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah tenggara Kota Bitung, Sulawesi Utara, memicu gelombang tsunami kecil di sejumlah wilayah pesisir.
Daerah yang terdeteksi telah terjadi tsunami pada Pukul 10.37 WITA pasca gempa adalah Belang, Bitung, Bumbulan, Gita, Halmahera Barat, Kedi, Minahasa Utara, Sidangoli, dan Sitaro.
Ketinggian gelombang tsunami bervariasi antara 0.15 meter sampai 0.75 meter.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada. Jika berada di wilayah pantai dan merasakan guncangan gempa yang kuat, warga disarankan segera menjauh dari garis pantai dan menuju tempat yang lebih tinggi sebagai langkah mitigasi awal.
Hingga saat ini, otoritas masih melakukan pemantauan intensif untuk memastikan perkembangan situasi pasca gempa serta kemungkinan dampak lanjutan yang dapat terjadi.
BMKG telah mengeluarkan pengumumuman bahwa peringatan tsunami telah berakhir pada pukul 11.00 WITA
Warga diimbau terus memantau sumber informasi dari lembaga yang terpercaya.
Berita Terkait
-
BMKG Akhiri Peringatan Tsunami Pascagempa Maluku Utara, Ini Data Dampak dan Susulannya
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
7 Video Kepanikan Warga Setelah Gempa Sulut M 7,6: Ada Tsunami hingga Bangunan Rusak
-
Video Detik-detik Tsunami Usai Gempa Sulut M 7.6, Muncul Peringatan di 10 Wilayah
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Jangan Ketinggalan Promo KFC 17 Agustus 2026, Cek Cara Klaim Voucher di Sini
-
Gaya Hidup Keluarga Makin Dinamis, Akses Nutrisi Berkualitas Jadi Kebutuhan
-
6 Cara Layering Serum yang Benar agar Bahan Aktifnya Bekerja Maksimal
-
Novel Dari Hari ke Hari: Sejarah Besar Diceritakan dari Mata Seorang Bocah
-
The Dream Life of Mr. Kim: Sisi Rentan Pekerja Senior di Dunia Korporat
-
Mengenal Teknologi Robotik ROSA yang Bantu Operasi Lutut Lebih Presisi
-
Iran Tolak Buka Selat Hormuz Meski Diancam AS, Harga Minyak Naik Tipis
-
CORE Nilai Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen dalam Asumsi APBN Terlalu Optimistis
-
Traveling Makin Praktis, Sewa Mobil Kini Bisa Dipesan Lewat Aplikasi
-
Gempa Bumi Flores, BRI Prioritaskan Keselamatan Nasabah dan Pekerja: BRI Peduli Salurkan Bantuan