Suara.com - Ola Electric adalah produsen Light Electric Vehicle (LEV) asal India yang terbilang kompetitif di pasar global. Salah satu produknya adalah skuter listrik Ola S1. Akan tetapi, startup Negeri Bollywood ini tak sebatas kondang sebagai pembuat kendaraan bertenaga non-minyak bumi.
Dikutip dari Motor1, pendiri Ola Electric, Bhavish Aggarwal memiliki tujuan mulia untuk perusahaannya. Ia ingin membawa perubahan dalam industri manufaktur India, terutama dalam hal keterlibatan perempuan.
Untuk itu, FutureFactory, bagian pabrik dari Ola Electric yang dibangun senilai 330 juta dolar Amerika Serikat (AS) siap memberdayakan kaum Hawa. Caranya dengan berkomitmen untuk mempekerjakan tenaga kerja khusus perempuan.
Sekitar 10.000 perempuan akan bekerja bersama 3.000 robot berkecepatan tinggi untuk menghasilkan sepeda motor listrik.
"Memberdayakan perempuan dengan peluang ekonomi tidak hanya meningkatkan kehidupan mereka tetapi keluarga mereka,dan bahkan seluruh komunitas," demikian papar Bhavish Aggarwal seperti dikutip Motor1 dari laporan Bloomberg.
Kekinian, partisipasi perempuan dalam industri manufaktur India hanya mencapai 12 persen. Sebuah angka yang perlu diperhatikan jika negara itu benar-benar ingin terus berupaya menjadi pusat manufaktur dunia.
Bhavish Aggarwal berupaya memberdayakan perempuan India dengan meningkatkan pengetahuan teknis mereka dan menghasilkan lebih banyak lapangan kerja bagi tenaga kerja perempuan di wilayah itu.
Sebagai gambaran, FutureFactory Ola Eelctric saat ini tengah dirampingkan. Sebagian sudah mulai beroperasi, dan mengerjakan produksi massal skuter listrik Ola S1.
Ola Electric menyatakan bahwa FutureFactory akan menjadi pusat manufaktur kendaraan roda dua terelektrifikasi terbesar dan tercanggih.
Baca Juga: Pasar Sepeda Motor Tumbuh 16 Persen, ANCMA Harapkan EICMA 2021 Sukses
Pada 2022, pabrik akan menghasilkan total sepuluh juta kendaraan roda dua listrik per tahun. Atau mencapai lah 15 persen dari e-skuter seluruh dunia. Sesudah itu, target Ola Electric adalah memperluas produksi kendaraan roda tiga, bahkan mobil listrik kecil.
Berita Terkait
-
PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan
-
Dari Pesisir Sorong, Ibu Ragaia Wujudkan Rumah Layak dan Pendidikan Anak Bersama PNM Mekaar
-
Writing with Fire Bukan Film, Mengulik Orang-Orang yang Menolak Dibungkam
-
10 Hari Jelang Kick-off Warga India Akhirnya Bisa Nonton Piala Dunia 2026 tapi...
-
Sinopsis House of Secrets: The Burari Deaths, Kisah Nyata 11 Anggota Keluarga India Tewas Misterius
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Harga Pertamax Terbang, Publik Meradang: Begini Cara Daftar Subsidi Tepat MyPertamina
-
Terpopuler: Mobil Murah untuk Belajar Nyetir, Honda Vario 160 Terbaru Dikabarkan Meluncur Akhir Juni
-
Lampu Hijau Bukan Berarti Boleh Jalan, Ini Aturan Yellow Box Junction yang Sering Dilanggar
-
Uji Visibilitas dan Manuver, 3 Alasan Teknis Kenapa Honda BeAT Nyaman Banget Buat Night Ride
-
Aldi Satya Mahendra Tantang Elite Dunia di Misano Demi Amankan Posisi Klasemen
-
Harga Xpander Cross Juni 2026 Naik Rp3 Juta, Cek Spesifikasi Lengkapnya
-
Hyundai Siapkan Mobil Listrik Ioniq V Hadapi Ketatnya Persaingan Mobil Listrik di China
-
Performa GR Yaris Rally2 Bawa Ryan Nirwan Selangkah Lagi Jadi Juara Nasional
-
Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
-
TAFS Diduga Gunakan Matel untuk Tagih Konsumen, OJK Siap Beri Sanksi