Suara.com - Meski sudah memperkenalkan mobil listrik Seres SF5 di GIIAS Surabaya 2021, DFSK rupanya belum memiliki rencana untuk memasarkan produk yang menyasar segmen SUV ini.
Saat dihubungi Suara.com, PR & Media Manager PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi mengatakan bahwa status Seres SF5 saat ini masih dalam studi.
"Belum ada pembahasan, saat ini masih studi pasar dulu. Baru akan kami analisa," ujar Achmad Rofiqi melalui pesan singkat, Senin (13/12/2021).
Achmad Rofiqi menyebutkan bahwa Seres SF5 yang diperkenalkan di Surabaya masih menggunakan spesifikasi pasar China. Jadi belum sesuai dengan spesifikasi kebutuhan konsumen Indonesia.
"(Kemudi mobil) masih setir kiri. Saat ini masih dipasarkan untuk China," terangnya.
Sebagai informasi, Seres SF5 didukung teknologi High Performance Dual Electric Motor dimana sistem penggerak menggunakan teknologi 4x4.
SUV ini dilengkapi 2 motor listrik performa tinggi berupa SEP200AC tenaga 255 kW di depan dan HW150 power 150 kW di belakang.
Catatan resmi pihak Research and Development (R&D) menunjukkan bahwa akselerasi 0 - 100 km per jam dari Seres SF5 hanya membutuhkan 4,7 detik. Atau setara dengan sports car umumnya.
Kedua motor listrik performa tinggi yang ditawarkan ini didukung baterai Li-ion berdaya 35 kWh. Pengemudi bisa memanfaatkan charging station berkemampuan fast charging untuk mengisi daya baterai 20-80 persen kurang dari satu jam.
Baca Juga: Goodbye, DFSK Glory 580 Resmi Tidak Diproduksi Lagi
Apabila tidak tidak menemukan charging station di sekitar selama perjalanan, pengemudi juga tidak perlu khawatir karena Seres SF5 dilengkapi fitur Intelligent Extended Range Technology.
Yaitu mesin motor bakar yang berfungsi sebagai generator untuk mengisi ulang energi listrik baterai di saat kondisi baterai tersisa sekitar 20 persen untuk daya listriknya. Berkat teknologi ini, Seres SF5 bisa memiliki daya jelajah sejauh hingga 1.000 km.
Berita Terkait
-
Harga Terlalu Murah Jadi Senjata Makan Tuan Bisnis Mobil Listrik Xiaomi
-
Jarak Tempuh Mobil Listrik Bisa Berkurang Drastis Akibat AC Saat Cuaca Panas
-
Tak Cuma Ganti Baju, BYD Atto 3 Generasi Baru Kini Pakai RWD! Tenaga Tembus 240 kW
-
Mengenal Teknologi ADAS Chery Q Sebagai Solusi Berkendara Aman di Perkotaan
-
Wuling Daftarkan Air EV Versi Empat Pintu Ramaikan Segmen Mobil Listrik Murah
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Harga Terlalu Murah Jadi Senjata Makan Tuan Bisnis Mobil Listrik Xiaomi
-
Punya Fitur Torque Splitter ala Mobil Balap, Sehebat Apa Handling Audi S3 Verve Edition?
-
Mitsubishi Destinator Bawa Standar Baru SUV Tujuh Penumpang dengan Kabin Praktis
-
Jarak Tempuh Mobil Listrik Bisa Berkurang Drastis Akibat AC Saat Cuaca Panas
-
Tak Cuma Ganti Baju, BYD Atto 3 Generasi Baru Kini Pakai RWD! Tenaga Tembus 240 kW
-
Desain Mirip Vario 160 Tapi Lebih Canggih, Skuter Matic Ini Cukup Menggoda dan Layak Dibeli
-
5 Daftar Motor 'Haus Bensin' Ini Sering Bikin Pemiliknya Nyesel Meski Harganya Menggoda
-
Mengenal Teknologi ADAS Chery Q Sebagai Solusi Berkendara Aman di Perkotaan
-
Mitsubishi Pajero Sport Dapat Cashback Rp 10 Juta saat Harga Solar Melambung
-
Honda Super Cub Edisi Hello Kitty, Bedah Perbedaan dari Versi Standar yang Bisa Jadi Inspirasi Modif