Suara.com - Mazda telah meluncurkan mobil Carol generasi kedelapan di Jepang dengan powertrain hybrid. Peluncuran mobil ini hanya berselang sebulan dari waktu peluncuran Suzuki Alto.
Mazda Carol diperkenalkan pertama kali pada tahun 1962. Dari sebuah kei car, model ini kemudian dikembangkan menjadi sebuah city cara pada 1980 sampai akhirnya lahir versi rebadged dari Suzuki Alto.
Melansir Carscoops, secara tampilan kedua model ini memang tidak memiliki perbedaan yang signifikan kecuali pada bagian emblem.
Mazda Carol sendiri memiliki dimensi panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, tinggi 1.525 mm dengan jarak sumbu roda 2.460 mm. Model ini tersedia dalam tiga varian, yakni GL, Hybrid GS, dan Hybrid GX.
Untuk versi mesin pembakaran internal, Mazda Carol mengandalkan mesin bensin tiga silinder 660cc yang dapat menghasilkan 48 hp. Tenaga yang dimiliki disalurkan ke roda depan atau empat roda sekaligus melalui gearbox CVT.
Sementara versi Hybrid menambahkan generator starter terintegrasi (ISG) yang dapat menghasilkan 2,5 hp dengan paket baterai lithium-ion.
Di dalam kabin, Mazda menyematkan banyak kompartemen penyimpanan di sekitar kabin dengan kapasitas empat penumpang. Sedangkan fitur keselamatan yang tersedia mencakup 6 Airbag yang dipadukan dengan sistem ADAS. Salah satu perbedaan yang terlihat dengan Suzuki Alto adalah tidak tersematnya layar infotainment 7 inci Alto dan hanya dilengkapi dengan panel plastik yang menutupi area layar infotainment.
Rencananya Mazda Alto akan tersedia di Jepang mulai pertengahan Januari 2022.
Baca Juga: Adu Hemat, Ini Daftar Lengkap Harga Motor Beat 2021, Mio dan Nex II
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Hyundai Disebut Diuntungkan Kebijakan Insentif EV Berbaterai Nikel, HMID Buka Suara
-
Mobil Listrik Changan Lumin Diganjar Harga Khusus di Indomobil Expo 2026
-
Aturan Ganjil Genap Resmi Dicabut, Cek Jadwal Lengkapnya
-
3 Kebiasaan di Motor yang Bisa Merusak Ponsel, Efeknya Jangka Panjang
-
Hampir 1500 Motor Diamankan, 99 Ribu Telah Diekspor: 5 Fakta Sindikat Curanmor Jaksel
-
Dari yang Murah hingga Mewah: Ini 5 Rekomendasi Motor untuk Antar Jemput 2 Anak Sekolah Sekaligus
-
Kekayaan Seskab Teddy Naik Hingga Rp4,7 M Dalam 1 Tahun, Nilai Isi Garasi Malah Menyusut
-
Yamaha Pilih Fokus Pelajari Pasar Sebelum Ekspansi Motor Listrik Secara Massal
-
Kebijakan Pilih Kasih Insentif Mobil Listrik Berbasis Nikel Menuai Sorotan Produsen
-
Kontroversial, Kandungan TKDN Motor Listrik MBG Cuma Segini