Suara.com - Mercedes-Benz baru-baru ini mendapat kritik keras atas iklan yang dianggap rasis oleh warganet di China.
Sebuah laporan menyatakan bahwa iklan yang diposting oleh pembuat mobil asal Jerman itu dinilai rasis karena menyoroti mata sang model yang kecil atau sipit.
Akibat postingan tadi, banyak pengguna media sosial di Weibo atau Twitter versi China, menunjukkan bagaimana iklan ini mencoba menyoroti lampu depan mobil Mercedes-Benz dengan mencoba membuat perbandingan dengan mata sipit model.
"Riasan model wanita tampak seperti mata sipit dan sekali lagi memicu diskusi panas dari para netizen dengan banyak yang berpendapat bahwa riasan ini mencerminkan stereotip Barat tentang orang-orang Asia," tulis laporan Global Times, sebagaimana dikutip Hindustan Times.
Ini bukan pertama kalinya sebuah merek harus menghadapi kemarahan warganet atas tuduhan sebuah iklan dengan nada rasis.
Sebelumnya merek-merek besar seperti Dolce & Gabbana, Hennes & Mauritz dan Gucci sempat mengalami hal serupa.
Namun untuk Mercedes-Benz ini merupakan yang kedua kalinya setelah 2018. Dan China adalah pasar utama untuk merek otomotif dunia.
Kekinian, Mercedes-Benz lebih memilih untuk menghapus iklan yang dipermasalahkan tadi.
Baca Juga: Purwarupa Mercedes EQXX Berdaya Jelajah 997 Km Meluncur, Baterai Lebih Ringan dari EQS
Berita Terkait
-
Libur Imlek: Penumpang Whoosh Naik Signifikan hingga 25 Ribu Orang Sehari
-
Xi Jinping dan Donald Trump Segera Bertemu, Ada Potensi Bisnis dan Skenario 'Perang'
-
9 Drama China tentang Dunia Kerja yang Seru dan Edukatif
-
Apri/Lanny Main Rangkap di China Masters 2026, Strategi atau Eksperimen?
-
24 Perusahaan Lolos Seleksi Tender Waste-to-Energy, Lima Diantara Asal China
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Jelang Penutupan, IIMS 2026 Makin Ramai Pengunjung dan Bertabur Promo
-
Kapan Harus Ganti Ban Motor? Ini 5 Rekomendasi Ban Anti Licin di Jalan
-
Apakah Beli Mobil Bekas Harus Balik Nama? Cek 5 Rekomendasi MPV di Bawah Rp70 Juta
-
IIMS 2026 Buktikan Keberhasilan Transformasi Pameran Otomotif Berbasis Kolaborasi Industri
-
Tak Sebatas Sektor Otomotif, IIMS 2026 Gerakkan Pariwisata Indonesia dan Ekonomi Kreatif
-
9 Cara Menghilangkan Bekas Stiker di Motor yang Membandel
-
5 Rekomendasi Oli Mesin Vespa 2 Tak, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Beli Motor Bekas Tarikan Leasing Apakah Aman? Pertimbangkan Hal Berikut
-
Tetap Berjaya Meski Sudah Ada Penerusnya, Mazda 2 Berapa cc?
-
Terpopuler: Pajak Kendaraan Jateng Meroket tapi Jogja Tetap, NMax Kini Lebih Murah dari Beat