Suara.com - Menteri Transportasi Jalan dan Jalan Raya India, Nitin Gadkari menyarankan untuk menambah jumlah airbag di setiap mobil baru yang akan dipasarkan di negeri itu.
Menurutnya setiap mobil baru yang akan dipasarkan nantinya harus sudah memiliki minimal enam unit airbag.
Lewat aturan ini Gadkari ingin memastikan keselamatan penumpang di semua segmen, terlepas dari biaya atau varian kendaraan.
"Untuk meminimalkan dampak benturan dari depan dan samping terhadap penumpang, telah diputuskan bahwa empat airbag tambahan harus disematkan pada setiap kendaraan. Ini adalah langkah penting untuk membuat kendaraan bermotor di India lebih aman dari sebelumnya," kata Gadkari, dikutip dari Paultan.
Menurut laporan, industri otomotif merasa kebijakan tadi kurang tepat. Pasalnya, sejauh ini belum ada data kematian yang menunjukkan perlunya penambahan airbag di mobil yang dipasarkan.
Selain itu, kebijakan dinilai akan membuat harga mobil di India akan jadi lebih mahal.
"Kami sudah memenuhi norma uji tabrak peraturan. Kedua, tidak ada data atau bukti empiris pengemudi sampai penumpang jok belakang di mobil menghadapi risiko lebih besar dalam kecelakaan," ujar sumber anonim.
Meski begitu, pejabat pemerintah menepis keberatan itu, dengan alasan mobil buatan India dengan enam airbag adalah untuk kebutuhan ekspor ke Eropa.
"Sayang sekali kami harus mengeluarkan peraturan untuk mobil yang lebih aman. Di Eropa, pembuat mobil menyediakan lebih banyak airbag untuk mendapatkan peringkat keamanan maksimum. Tujuannya adalah mempertahankan pangsa pasar mereka," ungkap seorang pejabat.
Baca Juga: Ingin Beli Mobil Baru? Simak Insentif PPnBM DTP 2022 yang Berbeda dengan Edisi 2021
Berita Terkait
-
Warga India dan China Terancam Tak Bisa Nonton Piala Dunia 2026, Penawaran Harga Hak Siar Murah
-
India di Ambang 'Kiamat' Energi karena Perang AS - Iran, Udara Tercemar Parah karena Ini
-
Solusi BBM Langka, Pemerintah Siapkan Bensin Etanol E85 untuk Kendaraan Flex-Fuel
-
Sinopsis Toaster, Film Komedi India Terbaru Rajkummar Rao di Netflix
-
India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Solar Makin Mahal, Ini 8 Tips Hemat BBM Mobil Diesel agar Kantong Tetap Aman
-
Apakah Garansi Mobil Bekas Hangus Jika Unit Dijual Alias Pindah Tangan?
-
7 Penyebab Oli Mesin Motor Cepat Habis dan Cara Mengatasinya
-
Bosan Suspensi Keras? Coba LMPV Elegan Bekas Ini, Garansi Nyaman Keluarga Tenang
-
Semudah Merawat Avanza, Toyota Etios Valco sama Daihatsu Sirion Mending Mana?
-
Terpopuler: Alternatif Pajero Sport yang Kebal Biosolar, Motor Cakep Yamaha Penantang Scoopy
-
Serbuan Merek China Sukses Buat Penjualan Mobil Listrik Indomobil Lampaui Target 50 Persen
-
Kurangi Subsidi BBM Alasan Menkeu Purbaya Sepakat Berikan Insentif Kendaraan Listrik Mulai Juni
-
Motor Yamaha Satu Ini Bikin Scoopy Bisa Terpukul Mundur, Segini Harganya
-
Reinkarnasi Freelander Melalui Tangan Dingin Chery Siap Goyang Dominasi SUV Premium Global