Suara.com - CEO Tesla, Elon Musk akhirnya buka suara terkait nasib Tesla Cybertruck dalam laporan keuangan 2021 yang dilaksanakan baru-baru ini.
Pada kesempatan itu, ayah lima anak itu menyampaikan bila informasi yang beredar belakangan ini benar adanya. Bahwa Tesla Cybertruck belum akan diluncurkan dalam waktu dekat.
"Cybertruck Tesla tidak akan keluar tahun ini, tidak ada kendaraan baru," ujar Elon Musk, seperti dikutip dari Insideevs.
Dijelaskan bila untuk saat ini Tesla ingin meningkatkan produksi dengan jajaran model yang sudah dipasarkan. Sesudah itu baru akan mengalihkan fokus ke beberapa kendaraan yang lebih baru.
Menurut Musk, meningkatkan produksi kendaraan akan menghabiskan banyak sumber daya Tesla. Terlebih ada sejumlah model yang produksinya harus tertunda.
Sebelumnya, Tesla masih membuka pemesanan untuk Cybertruck. Bahkan menaikkan harga mobil di 2022.
Tesla Cybertruck ditawarkan dalam tiga varian. Varian terendah dilengkapi motor listrik tunggal berpenggerak roda belakang. Kemampuan akselerasi 0 - 100 km per jam ditempuh dalam 6,2 detik.
Daya jelajah baterainya mencapai 402 km sekali pengisian daya. Varian termurah ini memiliki kemampuan mengangkut beban hingga 3,4 ton.
Varian menengah (midrange) dilengkapi dual motor listrik, berpenggerak AWD (All-Wheel Drive). Kemampuan akselerasinya lebih baik dibanding varian termurah, yakni dalam hitungan 4,5 detik. Akselerasi ini sudah mampu mengimbangi beberapa mobil sport bermesin konvensional sekarang.
Baca Juga: Investor Mulai Pertanyakan Masa Depan Tesla Cybertruck
Daya jelajah baterai varian menengah tadi mencapai 482 km sekali pengisian daya. Daya angkut varian ini meningkat dibanding varian termurah, yakni 4,5 ton.
Pada varian tertinggi dilengkapi dengan tiga motor berpenggerak roda AWD. Akselerasinya dahsyat, setara dengan akselerasi supercar Lamborghini Huracan EVO, dari nol hingga 96,5 kilometer per jam dalam waktu 2,9 detik.
Daya jelajah baterainya dalam sekali pengisian mencapai 804,6 km. Kemampuan angkut bebannya juga lebih baik dibanding varian midrange, yakni 6,3 ton.
Berita Terkait
-
Kejanggalan di Laporan Keuangan PT Pos, Ada Penyesuaian Hingga Rp9 Triliun
-
Kas PTPP Mengering, Utang Bank Membengkak Nyaris Tiga Kali Lipat
-
Mengapa Rencana Memindahkan Pusat Data AI ke Luar Angkasa Picu Kekhawatiran Ilmuwan?
-
Anwar Ibrahim: Investasi Rp880 Miliar Kami Ditipu Secara Terencana di Perusahaan Indonesia
-
BTN Catat Laba Bersih Rp1,85 Triliun hingga Mei 2026, Ini Pendorongnya
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun
-
Peneliti Politik Hukum Beberkan Dugaan Anatomi Korupsi Eks Jampidsus
-
Di Hadapan Prabowo, Ijtima Ulama Sampaikan 3 Rekomendasi Strategis untuk Bangsa
-
Di Depan Prabowo, PKB Ngaku Siap Jadi Bagian Utama Wujudkan Anggaran Pro Rakyat
-
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Sepakati Penguatan Investigasi dan Pertukaran Intelijen
-
Canda Cak Imin ke PKS: Tak Apa Kalah Main Mini Soccer, Asal Jangan Jumlah Kursi
-
Ijtima Ulama PKB Soroti Masa Depan PBNU, Minta Muktamar Jombang Bersih dari Praktik Transaksional