Suara.com - Menteri Perdagangan Amerika Serikat, Gina Raimondo mengatakan, masalah chip semikonduktor belum akan berakhir tahun ini.
Menurutnya, masalah chip yang terjadi pada saat ini tidak bisa diselesaikan hanya dalam hitungan semalam dalam bahasa sederhananya.
Untuk itu, Raimondo telah meminta Kongres untuk menyetujui undang-undang America COMPETES Act of 2022 yang akan memungkinkan investasi besar-besaran dalam manufaktur semikonduktor di Amerika Serikat.
"Karena itu industri dapat mengatasi kekurangan dengan menggunakan kapasitas domestik," kata Raimondo, dikutip dari Autoevolution.
Lebih lanjut, ia menyatakan pihaknya telah berhubungan dengan perusahaan yang bersedia melakukan investasi dalam produksi chip lokal. Namun semua itu dibutuhkan dukungan dari pemerintah.
"Karena kekurangan ini tidak mungkin diselesaikan dalam jangka pendek," ungkapnya.
Sebagai informasi, Intel telah berkomitmen untuk menginvestasikan 20 miliar dolar Amerika Serikat (AS) untuk pabrik chip Intel semikonduktor di Ohio dalam rangka mengejar pasokan chip.
Produksinya sendiri diproyeksikan akan dimulai sesegera mungkin untuk membantu pembuat mobil yang membutuhkan.
Sementara itu, Taiwan Semiconductor juga berencana untuk menggelontorkan investasi untuk melakukan produksi chip semikonduktor di Amerika Serikat.
Baca Juga: Perkuat Pasokan Chip Semikonduktor Industri Otomotif, Britania Raya-Korea Selatan Jalin Kerja Sama
Berita Terkait
-
Ekonomi Dicekik Sanksi AS, Rusia Tegaskan Dukungan Tanpa Henti untuk Kuba
-
Pemakaman Ali Khamenei Digelar Juni, Jutaan Pelayat dari Berbagai Negara Diperkirakan Hadir
-
Donald Trump Bentak Netanyahu: Kamu Gila?
-
Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon
-
Negosiasi Iran Terancam, Donald Trump Gunakan Kata Kasar Tegur Rencana Militer Netanyahu ke Lebanon
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Alternatif Land Cruiser tapi Murah Meriah: 5 Mobil SUV Mewah yang Harganya Terjangkau
-
Terpopuler: Motor Listrik Yamaha Bisa Jalan 169 Km, Mewahnya Mobil Dadan
-
Suzuki V-Strom 250SX Libas Jalur Ekstrem Bali Dari Savana Tianyar Hingga Black Lava
-
5 Mobil SUV Murah 2026 Plus Taksiran Pajaknya, Harga Mirip Motor 250cc
-
Harga Jual Mobil Hybrid Bekas Terbukti Lebih Stabil Dibandingkan Mobil Listrik
-
Nasib Dadan Hindayana dan Kontroversi Pengadaan Motor Listrik Rp 2 Triliun
-
IPONE Tantang Jalur Ekstrem Bogor Hujan Trail 2026 Dukung Komunitas Motor Offroad
-
Adu Isi Garasi Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Mazda hingga BMW Terparkir di Rumah
-
Spesifikasi dan Harga Jetour T1 i-DM yang Panaskan Segmen SUV Hybrid Indonesia
-
Hadir di Dealer, Motor Listrik Yamaha Bisa Tempuh Jarak 169 Km, Harga Mirip Aerox