Suara.com - Berbagi kegembiraan dan kebahagiaan dalam perayaan momen Imlek, Asuransi Astra--bagian dari PT Astra International Tbk, yang bergerak di bidang asuransi kendaraan bermotor dan umum--menggelar aksi sosial memberikan tanda kasih kepada masyarakat.
Dikutip dari rilis resmi Asuransi Astra sebagaimana diterima Suara.com, wujud tanda kasih tadi berupa dana bergulir bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta paket sembako senilai Rp 55 juta kepada masyarakat kurang beruntung secara ekonomi di area Klenteng Hok Tek Bio, Ciampea, Bogor (15/2/2022).
"Bantuan tanda kasih Asuransi Astra ini semoga dapat memberikan rasa damai dan tenteram dalam momen memperingati perayaan Imlek di tahun ini, juga kebermanfaatan bagi masing-masing masyarakat yang menerima," sambut Adi Sepiarso, Chief Compliance and Risk Management Officer Asuransi Astra saat momen penyerahan tanda kasih secara simbolis.
"Dengan demikian kontribusi kami dalam mewujudkan cita-cita bangsa untuk mensejahterakan masyarakat secara berkelanjutan yang tertuang dalam Sustainable Development Goals atau SDGs dapat tercapai," lanjutnya.
Tanda kasih disalurkan melalui yayasan Gemaku Indonesia dan Klenteng Hok Tek Bio.
Selain bantuan sembako yang diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan utama sehari-hari, terdapat dana bergulir yang diberikan kepada UMKM dengan berbagai jenis usaha. Mulai warung jajanan, alat sembahyang, hingga berbagai jenis usaha lainnya.
Harapannya dana bergulir bisa membantu para pelaku UMKM yang terdampak pandemi COVID-19 di sektor usahanya.
Bantuan dan kontribusi yang diberikan Asuransi Astra diterima baik oleh Kris Tan, Pembina Klenteng Hok Tek Bio sekaligus Founder Yayasan Gemaku Indonesia.
Ia menyampaikan rasa terima kasih dan bersyukurnya atas kepeduliaan dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat sekitarnya.
Baca Juga: Perayaan 65 Tahun Astra, Saksikan Pameran dan Webinar Interaktif Lewat Platform Digital
Tentu menjadi harapan bersama bahwa wujud kebersamaan, kemanusiaan, dan semangat kebhinnekaan untuk saling bahu membahu satu dengan yang lainnya ini dapat terjalin dengan baik.
Berita Terkait
-
Klasterku Hidupku BRI Jadi Penggerak UMKM Panaba Banyuwangi
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
Diterjang Banjir, Begini Upaya Pulihkan Trauma UMKM Perempuan di Aceh dan Sumatra
-
Cara Klaim Asuransi Jasa Raharja, Ini Syarat dan Besaran Santunan
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178 Triliun, Mayoritas ke Sektor Produksi
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif