Suara.com - Sederet perusahaan kondang asal Amerika Serikat telah mengurangi operasional mereka untuk pasar Rusia serta bersiap meninggalkan potensi bisnis negara itu, menyusul invasi atas Ukraina yang belum berhenti hingga sekarang. Beberapa industri otomotif yang ikut serta merespon aksi militer ini adalah Harley-Davidson dan Ford Motor Company
Dikutip kantor berita Antara dari Reuters, selain dua nama tadi, termasuk dalam daftar antara lain Exxon Mobil, Apple Incorporation, Google, serta Boeing.
Ford Motor Company dengan tiga pabrik patungan di Negeri Beruang Merah mengatakan kepada mitra manufaktur Rusia bahwa mereka menangguhkan operasi di negara itu. Sedangkan, produsen sepeda motor Harley-Davidson Incorporation menangguhkan pengiriman sepeda motornya.
"Ford sangat prihatin dengan invasi ke Ukraina serta ancaman terhadap perdamaian dan stabilitas. Situasi ini telah memaksa kami untuk menilai kembali operasi kami di Rusia," demikian diungkapkan petinggi Ford Motor Company.
Sementara Exxon Mobil Corporation menyatakan siap menghentikan operasi di Rusia dan mengambil langkah untuk keluar dari kilang Sakhalin-1, seperti dilakukan British Petroleuam (BP), raksasa energi Britania Raya, serta Shell Plc sebagai investor asing terbesar Rusia.
"Kami menyesalkan tindakan militer Rusia yang melanggar integritas wilayah Ukraina dan membahayakan rakyatnya," jelas petinggi Exxon Mobil.
Juga ditambahkan bahwa pihaknya tidak akan berinvestasi dalam perkembangan baru di Rusia.
Sementara perusahaan dirgantara Boeing menangguhkan layanan suku cadang, perawatan, dan dukungan teknis untuk maskapai Rusia.
Sebagaimana dicuitkan reporter Politico di laman media sosial Twitter, Boeing menangguhkan operasional besar di Moskow, serta akan menutup sementara kantor di Kyiv, ibu kota Ukraina. Dan hingga berita diturunkan, Boeing belum menanggapi permintaan komentar.
Baca Juga: Invasi ke Ukraina Terbesar di Eropa Sejak Perang Dunia Kedua, Pabrik Mobil Stop Bisnis dengan Rusia
Apple Inc juga mengatakan telah menghentikan penjualan iPhone dan produk lainnya di Rusia, dan membuat perubahan pada aplikasi Maps untuk melindungi warga sipil di Ukraina.
"Kami sangat prihatin dengan invasi Rusia ke Ukraina dan mendukung semua orang yang menderita akibat kekerasan itu," jelas Apple dalam sebuah pernyataan sebagaimana dikutip Reuters.
Sedangkan perusahaan teknologi Google Alphabet Inc. menghapus negara Rusia dari penerbit berita mereka.
Tag
Berita Terkait
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61% di Q1 2026, Pemerintah Klaim Lebih Tinggi dari China-AS
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Solusi Pasutri Muda! 6 Mobil Bekas Irit yang Lincah di Gang Sempit dan Ramah Kantong
-
Rupiah Tembus Rp17.400: Mending Beli Honda BeAT, Genio, atau Scoopy Buat Ngantor?
-
Terpopuler: Mobil Favorit Ibu Rumah Tangga, Motor Pesaing Honda ADV 160 dan CB150X
-
Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
-
Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal
-
Harga Honda ADV 160 Baru vs Aprilia SR GT 200 Bekas Selisih Tipis, Mana yang Lebih Layak Dilirik?
-
Tips Aman Touring Motor Lintas Pulau Tanpa Kendala, Lakukan Persiapan di Bengkel Resmi
-
Daftar 25 Mobil Listrik Berbaterai Nikel di Indonesia, Dapat Insentif Lebih Besar dari Pemerintah
-
Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini
-
7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina