Suara.com - Pameran otomotif JakartA Auto Week atau JAW 2022 yang berlangsung di Jakarta Covention Center (JCC), dibuka hari ini, Sabtu (12/3/2022).
Pameran JAW diikuti sejumlah merek otomotif, di antaranya Daihatsu, Honda, Hyundai, Isuzu, KIA, Lexus, Mazda, MG, Mitsubishi Motors, Nissan, Suzuki, Toyota, dan Wuling.
Ketua Umum III Gaikindo, Rizwan Alamsyah menyatakan tidak memasang target penjualan selama pameran berlangsung.
Namun dengan lokasi pameran yang berada di tengah kota diharapkan dapat menarik minat pengunjung untuk membeli mobil.
"Gaikindo tidak pernah memasang target untuk sebuah pameran. Tapi harapan kami mudah-mudahan hasilnya akan baik. Karena memang targetnya penjualan," kata Rizwan.
Untuk pengunjung, sambung Rizwan, pameran JAW diharapkan mampu menyedot 24 ribu pengunjung per hari atau 180 ribu pengunjung secara keseluruhan.
"Kami yakin bisa terlampaui. Karena para peserta juga menghadirkan berbagai promo di ajang JAW ini," papar Rizwan.
Berikut harga tiket dan cara pembeliannya:
Harga tiket Jakarta Auto Week 2022
Baca Juga: Pameran Otomotif Jakarta Auto Week 2022 Akan Digelar Tanpa Merek Mobil Eropa
- Senin–Jumat: Rp 50.000/orang/kunjungan
- Sabtu–Minggu: Rp 70.000/orang/kunjungan
Cara Membeli Tiket Jakarta Auto Week via Aplikasi Auto360:
1. Unduh dan instal aplikasi Auto360,
2. Klik Tiket Pameran di bagian Home,
3. Pilih jenis tiket, lalu klik Beli,
4. Login untuk melanjutkan pembelian (jika belum memiliki akun, buat terlebih dahulu),
5. Masukkan tanggal, jam, dan jumlah tiket yang ingin dibeli,
6. Centang persetujuan syarat,
7. Pilih jenis cara pembayaran,
8. Klik Pay Now/Bayar Sekarang
Cara Membeli Tiket Jakarta Auto Week via laman auto360
1. Masuk ke laman auto360
2. Klik Exhibition, pilih Jakarta Auto Week,
3. Pilih sesi pameran, pada hari kerja atau akhir pekan,
4. Login untuk melanjutkan pembelian (jika belum memiliki akun, buat terlebih dahulu),
5. Masukkan tanggal, jam, dan jumlah tiket yang ingin dibeli,
6. Centang persetujuan syarat,
7. Pilih jenis cara pembayaran,
8. Klik Pay Now/Bayar Sekarang.
Berita Terkait
-
Suzuki Ogah Ikut Perang Harga Meski Honda dan Toyota Mulai Banting Harga
-
IIMS 2026 Buktikan Keberhasilan Transformasi Pameran Otomotif Berbasis Kolaborasi Industri
-
Bermodal Banyaknya Peserta Pameran, IIMS 2026 Klaim Bisa Datangkan Pembeli Serius
-
Pameran Otomotif Bantu Dongkrak Penjualan Mobil Baru Sepanjang 2025
-
Bocoran Produk Baru yang Dikabarkan Bakal Melantai di GJAW 2025
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya
-
KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026