Suara.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mendukung PT PLN (Persero) mengembangkan stasiun pengisian kendaraan listrik umum atau SPKLU dalam rangka mempercepat pembentukan ekosistem kendaraan listrik.
Hal ini dilakukan melalui penandatanganan nota kesepahaman terkait pembiayaan pembangunan dan pengembangan SPKLU dengan PT PLN.
"Ekonomi berkelanjutan ini menjadi target kita. Selain karena ini adalah isu yang akan di bawa di G20, BNI memiliki fokus tersendiri untuk mendukung sektor hijau," kata Corporate Secretary BNI Mucharom di Jakarta, Selasa (5/4/2022).
Pengembangan SPKLU diyakini dapat meningkatkan layanan dan memperluas jangkauan stasiun pengisian yang akan berdampak pada peningkatan minat masyarakat dalam memiliki kendaraan listrik.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan transisi energi merupakan upaya mutlak yang harus dilakukan untuk menghadirkan ruang hidup lebih baik bagi generasi mendatang.
Sementara dalam forum Energy Transition Working Group (ETWG) 1 yang digelar pada 24 Maret 2022, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif mengatakan Indonesia sangat mendukung pencapaian target net zero emission pada 2060.
Langkah pengurangan emisi salah satunya melalui sektor kelistrikan seperti pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) serta peningkatan inovasi dan teknologi untuk pengurangan emisi karbon.
"Indonesia mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dan berdiskusi tentang teknologi yang ramah lingkungan, berkelanjutan dan affordable," tegas Arifin.
Sebagai informasi, BNI berkomitmen untuk mendorong peningkatan pembiayaan hijau yang tercermin dari realisasi portofolio hijau sebesar Rp 172,4 triliun atau 29,6 persen dari total portofolio kredit BNI.
Baca Juga: Dirut Darmawan Prasodjo: PLN Berhasil Ubah Cara Kerja Menuju Pelayanan Terbaik
Realisasi pembiayaan hijau tersebut naik 23,67 persen (yoy) dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp139,4 triliun dengan porsi 25,4 persen dari total portofolio kredit BNI.
Kredit untuk sektor energi baru dan terbarukan tercatat telah mencapai Rp9,5 triliun yang secara khusus diberikan pada energi hidro, solar dan biogas. [Antara]
Berita Terkait
-
Monopoli Listrik Tapi Pelayanan Amburadul, Masih Pantaskah Dirut PLN Mempertahankan Jabatan?
-
Pengamat Sebut Blackout Sumatra Masih Wajar, Desak PLN Benahi Maintenance
-
Sumatra Gelap Gulita, Harta Rp 110 Miliar Dirut PLN Jadi Sorotan Netizen
-
Wamen ESDM Buka Suara soal Ganti Rugi Blackout Listrik Sumatra
-
Bukan Sabotase, Ini Alasan PLN Butuh Waktu Lama untuk Pulihkan Listrik Sumatra
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Mitsubishi Disinyalir Siapkan SUV Baru, Muka Mirip XForce dan Destinator
-
Terpopuler: Mobil Turbo 1000cc, Ekspor Toyota Lumpuh, Skutik Baru Honda & Yamaha
-
3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar
-
Susul BYD, Chery Siap Ramaikan Bursa Mobil Jepang
-
Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan
-
Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?
-
Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
-
Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap
-
Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?
-
Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?