Suara.com - Kecelakaan di jalan raya sebagian besar disebabkan oleh kesalahan manusia. Sangat penting untuk berhati-hati, mengemudi dengan hati-hati dan mengikuti aturan lalu lintas. Ada beberapa penyebab utama kecelakaan di jalan raya yang perlu diketahui.
Diketahui, meski Anda berhati-hati di jalanan bukan berarti pengendara lain juga demikian. Ada beberapa kejadian ketika pengemudi tidak salah, dan pejalan kaki atau kendaraan lain yang menciptakan kekacauan.
Nah, melansir dari situs Reliance General, berikut ini adalah penyebab utama kecelakaan di jalan raya yang perlu diketahui agar bisa lebih berhati-hati.
1. Mengemudi Terganggu
Salah satu penyebab paling umum dari kecelakaan di jalan raya adalah mengemudi yang terganggu. Jumlah kecelakaan yang terjadi karena mengemudi yang terganggu telah meningkat dalam beberapa dekade terakhir. Perhatian penuh saat mengemudi adalah suatu keharusan dan pengemudi harus menanamkan hal yang sama di dalam diri mereka.
Membaca pesan, membalas SMS, menerima panggilan, membaca, dan lain sebagainya di belakang kemudi bisa berakibat fatal. Oleh karena itu, hindari hal ini.
2. Mengemudi dalam keadaan mabuk
Mengemudi di bawah pengaruh obat atau mabuk adalah salah satu penyebab paling berbahaya dari kecelakaan di jalan. Jika Anda mabuk, sebaiknya jangan mengemudi sendiri, Anda bisa naik taksi atau minta teman Anda yang mengemudi dan Anda duduk di kursi penumpang. Mengemudi dalam kondisi mabuk tidak sebanding dengan risikonya.
3. Mengemudi dengan Mengebut/Ceroboh
Baca Juga: PLN Siap Pasok Listrik Hijau untuk Kendaraan Listrik yang Punya Pabrik di Indonesia
Cukup menggoda untuk menekan pedal gas dan menambah kecepatan saat Anda terlambat atau mengemudi di jalan yang kosong. Mengebut meningkatkan intensitas kecelakaan dan terbukti berakibat fatal hampir sepanjang waktu. Oleh karena itu, disarankan untuk mengemudi dalam batas-batas hukum bahkan ketika Anda terlambat.
Mengemudi sembrono sebagian besar menyebabkan kecelakaan yang mengerikan. Luangkan waktu Anda dan tetap tenang di belakang kemudi untuk menghindari kecelakaan yang tidak diinginkan yang disebabkan oleh kelalaian belaka.
4. Tidak Memakai Sabuk Pengaman
Sangat penting untuk memakai sabuk pengaman saat mengemudi. Tidak hanya menjaga postur tubuh Anda tetap benar, tetapi juga mengurangi kemungkinan cedera selama tabrakan head-to-head. Hal ini juga meningkatkan kemungkinan kelangsungan hidup pengemudi tanpa harus menderita kerusakan yang signifikan.
5. Jalan Basah atau Hujan
Jalanan yang basah dan licin bisa berakibat fatal bagi kendaraan karena roda kehilangan traksi di jalan basah. Meskipun Anda tidak selalu dapat menghindari mengemudi dalam hujan, jalan licin sebaiknya dihindari sebisa mungkin. Selain itu,, ketika jarak pandang terlalu rendah, Anda harus menepi dan menunggu sampai hujan reda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat