Suara.com - Pada Selasa (14/3/2022), Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menembak dua orang driver ojek di Kampung Lombuk, Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, Papua. Salah satu korban meninggal dunia.
Dikutip dari kantor berita Antara, insiden penembakan terjadi sekitar pukul 10.00 WIT. Terdengar letusan senjata hingga ke Tingginambut.
Saat ada kendaraan warga melintas, anggota Polisi yang berada di pos menghentikan dan menanyakan tentang bunyi tembakan itu.
Setelah menerima informasi dari warga terkait driver ojek ditembak, anggota langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Dikonfirmasi di Jayapura, Selasa, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal menyatakan kejadian benar adanya. Yaitu terjadi penembakan terhadap dua driver ojek hingga salah satu tewas.
"Memang benar ada dua korban dari penembakan itu, yakni Soleno Lolo yang tertembak di bagian rusuk sebelah kanan. Dan rekannya, Sauku Dg Paewa mengalami luka tembak di bagian kepala. Dilaporkan dalam kondisi kritis," jelas Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal.
Kekinian, korban kritis masih dalam penanganan di RSUD Mulia, sedangkan korban meninggal sudah berada di rumah duka.
Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan bahwa pihaknya belum bisa memastikan korban akan dimakamkan di daerah Mulia atau di kampung halaman.
Dijelaskan pula bahwa dari laporan yang diterima terungkap bahwa kedua korban ditembak KKB saat hendak kembali ke Mulia melalui Tingginambut setelah mengantarkan penumpangnya.
Dalam perjalanan nahas itu mereka dihentikan orang tak dikenal dan ditembak.
"Belum dipastikan pelakunya berasal dari KKB kelompok mana karena masih didalami anggota," pungkas Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal. [Antara]
Berita Terkait
-
Papua Connection Kutuk Kekerasan KKB: Serangan ke Guru dan Nakes Bentuk Teror Kemanusiaan
-
Anggota Denintel Kodam XVII/Cendrawasih Gugur Diserang KKB di Nabire
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Evakuasi Mencekam 26 Warga China di Tambang Emas Nabire Pasca Serangan KKB Aibon Kogoya
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
Terkini
-
Hyundai Stargazer Cartenz Vs Kia Carens Mending Mana? Ini Perbandingannya
-
5 Mobil Murah Anti-Limbung Gak Bikin Mual Pas Perjalanan Mudik Lintas Pulau
-
Toyota Calya 1 Liter Berapa KM? Ini Konsumsi BBM, Harga Baru vs Bekas Bak Langit dan Bumi
-
5 Mobil Murah dengan Fitur Keyless: Ringan di Kantong dan Anti-Dicolong
-
Heboh Pencurian Model Baru, Kenali Fungsi ID Tag Motor Keyless
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Rp50 Jutaan untuk Mudik Lebaran 2026
-
Investigasi Kecelakaan Mobil Listrik Temukan Fakta Pintu Gagal Terbuka Saat Darurat
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas 7 Seater untuk Mudik yang Bisa Lewati Berbagai Medan
-
Mobil Bekas Tak Segera Balik Nama, Ini Risiko yang Mengintai Pemilik Baru
-
Persiapan Lebaran 2026, 4 Rahasia Cari Aman Naik Motor di Tengah Hujan Badai