Suara.com - PT Marga Mandalasakti (MMS), pengelola jalan tol Tangerang-Merak mengimbau pemudik yang tidak menuju Pelabuhan Merak untuk memilih rute alternatif keluar atau exit di Gerbang Tol (GT) Cilegon Timur.
Dikutip dari kantor berita Antara, selain itu tersedia pilihan GT Serang Barat. Tujuannya demi menghindari penumpukan kendaraan.
"Imbauan kepada pengguna jalan yang menuju ke Merak terus kami infokan melalui VMS dan informasi di GT Cikupa agar dapat memanfaatkan rest Area km 68 A atau memilih rute alternatif keluar ke GT Cilegon Timur atau Serang Barat untuk pemudik dengan tujuan di luar Pelabuhan Merak," jelas Uswatun Hasanah, Kepala Departemen Manajemen CSR dan Humas PT MMS di Jakarta, Kamis (28/4/2022).
Ditambahkannya bahwa kondisi lalu lintas pada pukul 05.00 WIB tadi pagi sempat terjadi kondisi tidak ada pergerakan setelah transaksi di GT Merak. Kemudian ada perubahan bergerak kembali perlahan pada pukul 06.00 WIB sampai sekarang.
"Kami melihat pagi ini sudah banyak pengguna jalan yang memanfaatkan fasilitas pendukung yang kami sediakan di GT Merak baik untuk keperluan toilet, maupun ibadah salat. Di GT Merak sendiri kami menambahkan toilet portable dan ada fasilitas pos kesehatan," ujarnya.
Pengguna jalan juga dapat menggunakan toilet dan mushola di kantor gerbang terdekat, dan dalam keadaan emergency, disediakan portable toilet di beberapa titik di jalur menuju ke Merak maupun Jakarta mulai dari KM 94.
Berdasarkan data yang dirilis ASDP Cabang Merak, hingga Rabu (27/4/2022) pukul 20.00 WIB, jumlah penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Merak tercatat 261.741 orang.
Jumlah ini terdiri dari penumpang pejalan kaki 12.307 orang dan penumpang dalam kendaraan 249.434 orang.
Jumlah kendaraan yang menyeberang dari Merak tercatat 60.734 unit, kendaraan roda dua tercatat 9.129 unit, kendaraan roda empat 32.218 unit, kemudian bus 2.044 unit, dan truk 17.343 unit.
Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga menjelaskan prediksi puncak mudik akan terjadi sekitar tanggal 28-30 April 2022.
Dia juga mengimbau para pemudik yang akan menyeberang dari Pelabuhan Merak untuk menghindari puncak mudik dengan melakukan mudik lebih awal, serta tetap menerapkan protokol kesehatan dan sudah vaksin booster.
Berita Terkait
-
Proyek Tol Semarang-Demak Seksi 1B Capai 83 Persen
-
Viral Pemotor Bonceng Tiga Masuk Tol Batang, Cuek Lawan Arah di Sisi Kanan Jalan
-
Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol
-
Heboh PPN Jalan Tol dan Tarik Pajak Orang Kaya, Purbaya: Itu Masih Rezim Lama
-
Polemik Pajak Kendaraan Listrik vs Jalan Tol: Kantong Kiri Gratis, Kantong Kanan Dikuras
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Mengenal Tiga Tipe iCAR V23 SUV Listrik Modern Bergaya Klasik
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Kembali Digelar Hingga Agustus
-
Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh
-
Konflik Timur Tengah Lumpuhkan Ekspor Mobil Toyota dari Jepang Hingga Nyaris Habis
-
Manfaatkan Teknik Defensive Driving saat Perjalanan Libur Panjang
-
Legenda SUV Mitsubishi Pajero Siap Kembali Mengaspal pada 2026 Andalkan Sasis Triton
-
Teknologi Hybrid Jadi Solusi Perjalanan Irit Tanpa Repot Antre Charge
-
Mobil Listrik Ferrari Panen Hujatan Setelah Umumkan Harga Resmi
-
Suzuki Fronx Teranyar Siap Minum Etanol Murni, Rilis Dalam Waktu Dekat
-
Harga Terlalu Murah Jadi Senjata Makan Tuan Bisnis Mobil Listrik Xiaomi