Suara.com - Toyota Motor Corporation (TMC) dikabarkan tengah mengembangkan teknologi artificial intelligence (AI) untuk meningkatkan efisiensi dalam proses produksi kendaraan.
Wakil Presiden Grup Toyota untuk Teknik Produksi Kendaraan dan Pusat Inovasi Proyek Manufaktur, Stephen Brennan mengatakan bahwa perangkat AI membantu perusahaan meningkatkan frekuensi dan akurasi tinjauan proses. Sehingga mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk menemukan nilai kurang efisien dari seluruh proses produksi.
"Teknologi ini memberi kami lebih banyak waktu untuk fokus pada peningkatan produksi," ujar Stephen Brennan, dikutip dari Automotive News.
Sebagai percontohan, pabrik Toyota di Princeton yang memproduksi model Toyota Highlander dan Toyota Sienna sedang menjalani renovasi untuk memungkinkan produksi Toyota Highlander dan Lexus TX baru dengan jumlah produksi yang lebih besar mulai tahun depan.
Sebagai tahap awal, sekitar 500 kotak invisible AI akan terpasang di hampir setengah bagian pabrik. Selanjutnya akan diperluas secara bertahap.
CEO Invisible AI, Eric Danziger menambahkan, semua metode yang digunakan perusahaan saat ini untuk mengukur produktivitas. Dimana hal seperti ini tidak dapat dilakukan oleh manusia.
"Mereka tidak memiliki kemampuan untuk melihat lintas shift, lintas operator, di semua dimensi yang berbeda ini," jelas Danziger.
Terakhir, ia menyatakan, dengan perangkat AI yang tidak terlihat ini dapat memberi mereka data yang dapat dianalisis untuk menemukan hambatan dalam proses produksi.
"Hal ini dapat memastikan bahwa mereka membuat peningkatan produktivitas dalam setiap produksi," tutup Danziger.
Baca Juga: Toyota Melaporkan Peningkatan Produksi Global di Tengah Pandemi
Berita Terkait
-
Tertipu AI Seorang Pria Kehilangan Rp 1,2 Miliar untuk Lexus Fiktif
-
Toyota Recall Land Cruiser 300 dan Lexus LX Karena Masalah ECU
-
Riset Global Soroti Inovasi Pertanian AI dari Indonesia, Disebut Bisa Pulihkan Tanah Rusak
-
Toyota Recall Lebih dari Satu Juta Unit Kendaraan Sepanjang Awal 2026
-
Pemanfaatan Smart Road Safety Policing untuk Mudik Lebaran
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
-
Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal
-
Harga Honda ADV 160 Baru vs Aprilia SR GT 200 Bekas Selisih Tipis, Mana yang Lebih Layak Dilirik?
-
Tips Aman Touring Motor Lintas Pulau Tanpa Kendala, Lakukan Persiapan di Bengkel Resmi
-
Daftar 25 Mobil Listrik Berbaterai Nikel di Indonesia, Dapat Insentif Lebih Besar dari Pemerintah
-
Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini
-
7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina
-
Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai
-
Harga Yamaha XSR155 Bekas Tinggal Segini 'In This Economy', Waktunya Serok atau Skip?
-
Strategi Baru Pemerintah Dorong Mobil Listrik Baterai Nikel Lewat Subsidi PPN Besar