Suara.com - Irjen Pol Firman Santyabudi, Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia atau Kakorlantas Polri memohon pengertian pengguna jalan tol yang terdampak sistem satu arah atau one pada hari ini, Jumat (6/5/2022).
Dikutip dari kantor berita Antara, sistem satu arah atau one way dimulai dari Gerbang Tol atau GT Kalikangkung, Semarang ke arah Jakarta.
"Tidak perlu menunggu di pintu tol, one bisa saja terus 24 jam," jelas Irjen Pol Firman Santyabudi saat pembukaan sistem satu arah di GT Kalikangkung.
Peresmian sistem satu jalur atau one ini dibuka tiga menteri. Yaitu Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, serta Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. Pada pukul 13.57 WIB.
Kakorlantas menyatakan bahwa tidak ada kepastian dalam pemberlakuan sistem satu arah ini, sehingga jangan menunggu di depan pintu tol.
Ia meminta masyarakat memanfaatkan di jalur non-tol untuk memanfaatkan waktu perjalanan pada sore hingga malam hari saat masyarakat lokal sudah mulai beristirahat.
Dan Irjen Pol Firman Santyabudi mengharapkan arus kendaraan berjalan lancar selama pemberlakuan one way, sehingga bisa dimungkinkan relaksasi satu lajur.
Pemberlakuan sistem satu arah dari gerbang Tol Kalikangkung menuju arah Jakarta sendiri sudah sesuai jadwal. Dan pemberlakuan satu arah akan dilaksanakan 6 - 8 Mei 2022.
Baca Juga: Arus Balik Lebaran 2022, Tiga Menteri Resmikan Pemberlakuan One Way di GT Kalikangkung Semarang
Tag
Berita Terkait
-
Indeks Perkembangan Harga Tiga Provinsi Terdampak Bencana Turun Signifikan
-
Bersama TP PKK, Kasatgas Tito Karnavian Turun Langsung Bantu Warga Terdampak di Aceh Tamiang
-
Komitmen Nyata BUMN Peduli, BRI Terjunkan Relawan ke Daerah Bencana Sumatera
-
Dukcapil Bantu Warga Terdampak Banjir di Sumatera untuk Segera Dapatkan Layanan Adminduk
-
Percepat Penanganan, Mendagri Ajak Pemda Bantu Daerah Terdampak Bencana
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
9 Cara Menghilangkan Bekas Stiker di Motor yang Membandel
-
5 Rekomendasi Oli Mesin Vespa 2 Tak, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Beli Motor Bekas Tarikan Leasing Apakah Aman? Pertimbangkan Hal Berikut
-
Tetap Berjaya Meski Sudah Ada Penerusnya, Mazda 2 Berapa cc?
-
Terpopuler: Pajak Kendaraan Jateng Meroket tapi Jogja Tetap, NMax Kini Lebih Murah dari Beat
-
Si Hatchback Cakep Underrated, Berapa Harga Mazda 3 dan Pajak Tahunannya?
-
5 Motor Listrik Jarak Tempuh Tembus 100 Km: Sanggup Mudik Lintas Provinsi, Mulai Rp14 Juta
-
Update Harga Motor NMAX Bekas Februari 2026: Mulai Rp15 Jutaan, Cek Pasaran Tahun 2015-2021!
-
Pajak Kendaraan di Jawa Tengah Jadi Sorotan, Ini Simulasi Hitungan Opsen PKB untuk Toyota Avanza
-
4 Alasan NMAX Old Semakin Diburu Daripada Generasi Baru, Intip Harga Bekas Februari 2026