Suara.com - PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) menyelenggarakan R&D Level Up Training sebagai lanjutan dari Indonesian Supplier R&D Improvement Program yang telah diselenggarakan sejak tahun 2021 lalu.
Program ini adalah bagian dari kontribusi Hyundai Motor untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari mitra pemasok lokal yang menyuplai komponen kendaraan Hyundai.
Setelah pelatihan dasar di tahun 2021 yang menjadi bagian dari proses seleksi, program pelatihan tingkat lanjutan di tahun ini akan melibatkan lebih dari 80 peserta dari 20 pemasok. Program ini akan terselenggara dari Mei hingga Desember 2022 di Mobility Innovation Center milik Hyundai Motor.
“Hyundai Motor selalu berkomitmen untuk tumbuh berkembang bersama mitra pemasok lokal kami dan di saat bersamaan, memberikan kontribusi yang signifikan bagi Indonesia untuk semakin memperkuat sumber daya manusia-nya,” kata President Director PT HMMI , Yoon Seok Choi dalam siaran pers yang diterima Selasa (24/5/2022).
Di tahap awal program, semua peserta telah mempelajari pengetahuan R&D dasar untuk membangun pemahaman mereka terhadap proses pembuatan kendaraan Hyundai, standar atau ketentuan manufaktur untuk mitra lokal, dan banyak lagi ilmu yang telah dibagikan.
Kegiatan tersebut memperoleh antusiasme tinggi dan memberikan hasil positif di mana mayoritas peserta menyampaikan permintaan mereka agar dapat memperoleh pendidikan yang lebih lengkap dan workshop yang memperlihatkan praktik lapangan.
Skor pengetahuan pemasok lokal bahkan meningkat secara signifikan setelah berpartisipasi dalam pelatihan ini, yaitu dari 2,7 menjadi 7,1.
Hyundai Motor kemudian menjawab kegembiraan tersebut dengan cara melanjutkan program ini melalui R&D Level Up Training. Di dalamnya pengetahuan R&D dasar dari pemasok lokal terpilih akan dilatih kembali, ditambah dengan pengetahuan lanjutan terkait Geometrical Dimension & Tolerance, yaitu sistem yang membantu engineers dan pabrikan secara optimal mengendalikan variasi dalam proses manufaktur; serta akan mempelajari proses pengujian material.
“Kami berharap dapat melihat pemasok lokal yang berpartisipasi dalam program ini bisa menerapkan kemampuan dan pengetahuan baru mereka, kemudian membawa kualitas produk yang mereka buat ke tingkat yang lebih tinggi lagi,” kata Arief Tri Wahyudi, R&D Manager Hyundai Motor Manufacturing Indonesia, yang bertanggung jawab dalam menyediakan materi pelatihan.
Baca Juga: Kembangkan Robotika dan Software Mobil Swakemudi, Hyundai Tanam Investasi Rp 73 Triliun
Indonesian Supplier R&D Improvement Program bukanlah satu-satunya program pengembangan kemampuan yang Hyundai Motor selenggarakan. Secara regular, perusahaan juga menyelenggarakan program Automobile Technology Training & Internship yang membuka kesempatan untuk siswa kejuruan di Bekasi agar dapat memperoleh pelatihan teknologi otomotif dan membuka kesempatan magang selama enam bulan.
Tag
Berita Terkait
-
Harga Mobil Hyundai Mulai Berapa? Segini Banderolnya di Februari 2026
-
Hyundai Jawab Peluang Hadirkan Produk Kembar Hasil Kolaborasi dengan Kia di Indonesia
-
Modal Rp 15 Juta Hyundai IONIQ 5 Bisa Dimiliki Tanpa Beli
-
Hyundai Masih Bidik Pasar Mobil Listrik Meski Tanpa Insentif dari Pemerintah
-
5 Mobil Listrik dengan Suspensi Paling Empuk, Ada BYD hingga Wuling
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
9 Cara Menghilangkan Bekas Stiker di Motor yang Membandel
-
5 Rekomendasi Oli Mesin Vespa 2 Tak, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Beli Motor Bekas Tarikan Leasing Apakah Aman? Pertimbangkan Hal Berikut
-
Tetap Berjaya Meski Sudah Ada Penerusnya, Mazda 2 Berapa cc?
-
Terpopuler: Pajak Kendaraan Jateng Meroket tapi Jogja Tetap, NMax Kini Lebih Murah dari Beat
-
Si Hatchback Cakep Underrated, Berapa Harga Mazda 3 dan Pajak Tahunannya?
-
5 Motor Listrik Jarak Tempuh Tembus 100 Km: Sanggup Mudik Lintas Provinsi, Mulai Rp14 Juta
-
Update Harga Motor NMAX Bekas Februari 2026: Mulai Rp15 Jutaan, Cek Pasaran Tahun 2015-2021!
-
Pajak Kendaraan di Jawa Tengah Jadi Sorotan, Ini Simulasi Hitungan Opsen PKB untuk Toyota Avanza
-
4 Alasan NMAX Old Semakin Diburu Daripada Generasi Baru, Intip Harga Bekas Februari 2026