Suara.com - Aktivitas healing biasa dilakukan di alam yang suasananya cukup syahdu. Bisa di pegunungan, pinggiran danau ataupun alam yang lainnya.
Biasanya tempat ini memang identik dengan keramaian sehingga untuk melakukan aktivitas healing diperlukan perencanaan waktu yang cukup matang. Hal ini guna menghindari keramaian.
Jika tidak, bisa-bisa kisah seperti yang dialami wanita ini bakal terjadi. Dalam sebuah unggahan akun TikTok @rumeology, seorang wanita curhat gagal healing lantaran kehadiran anak motor di tempat.
Kedatangan anak motor ini menurutnya sangat mengganggu aktivitas healingnya karena menimbulkan polusi suara di sana.
"Niatnya healing tapi malah disamperin rombongan anak motor," tulisnya.
Insiden bermula saat pemili akun tersebut liburan ke sebuah danau. Ketika ia sudah mendirikan tenda untuk menikmati suasana alam, ternyata kedatangan beberapa anak motor.
Padahal sebelumnya suasana di danau tersebut begitu sepi dan menenangkan hati, serta pikiran.
"Padahal sebelumnya suasananya bener bener adem dan nenangin," tulisnya.
Suasana itu seketika lenyap saat anak motor datang. Dalam video terlihat ada deretan motor yang diparkir, bahkan ada satu pria yang menggeber-geber knalpot motornya.
Baca Juga: Apes! Parkir Motor di Tempat Kerja, Saat Pulang Kondisi Sudah Dipreteli Ban Beserta Pelek Lenyap
Raungan suara knalpot begitu nyaring dan memekakan telinga. Kondisi inilah yang membuat niat liburan rume gagal total.
Video ini pun mengundang reaksi dari warganet di kolom komentar.
"Berasa healing di bengkel ya ada yang lagi servis motor gitu," tulis salah seorang warganet.
"Minimal tau tempatlah kan dan saling menghargai," beber warganet lain.
"Nggak masalah si anak motor dateng kesitu, tapi apa maksudnya geber geber disitu ?" timpal warganet lainnya
Untuk melihat video selengkapnya, klik DI SINI!
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
Terkini
-
Aturan Baru Pembelian Pertalite Dibatasi 50 Liter per Hari untuk Mobil Pribadi Mulai April 2026
-
Batal Naik April 2026, Ini Bahayanya Menimbun BBM Terlalu Lama di Rumah
-
Apa Itu Biodiesel B50? Wajib Beredar 1 Juli 2026, Ini Bedanya dengan Solar Biasa
-
4 Mobil Bekas Dibawah Rp100 Juta Tahun 2020: Mesin Masih Segar, Pajak Ringan dan Irit Bensin
-
Perbandingan Harga BBM di Negara ASEAN, Indonesia Masih Paling Murah?
-
Aprilia X 250TH Motor Edisi Terbatas yang Punya Teknologi Pengereman Setara Tunggangan Jorge Martin
-
Anomali Shell di Kala Harga BBM Pertamina Tetap, Nilainya Jadi Nol
-
4 Rekomendasi Motor Listrik Roda 3, Cocok untuk Mobilitas Harian Jarak Dekat
-
Pengalaman Jadi Sopir Angkot, Bahlil Sebut Batas BBM 50 Liter Per Hari Sudah Wajar
-
Penjualan Mobil Tembus 81.159 Unit, Mendag Sebut Daya Beli Masyarakat Terjaga