Suara.com - Mulai akhir pekan lalu, Sabtu (3/9/2022), harga Bahan Bakar Minyak atau BBM Subsidi mengalami penyesuaian. Yaitu meningkat dibandingkan banderol sebelumnya.
Dikutip dari kantor berita Antara, sejak Selasa (6/9/2022) Kepolisian Resor Kota Padang, Sumatera Barat atau Sumbar menggelar bakti sosial. Berupa pembagian lima puluh paket bahan pokok, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak penyesuaian harga BBM.
"Semoga bantuan yang kami berikan ini dapat meringankan beban masyarakat bawah dalam menghadapi kenaikan harga BBM," demikian disampaikan AKBP Yessi Kurniati, Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Padang, di Padang, hari ini, Kamis (8/9/2022).
Ia menambahkan, puluhan paket bantuan diterima warga yang bekerja sebagai pengemudi ojek dalam jaringan atau ojek daring alias online, buruh angkut, petugas kebersihan, sampai pedagang asongan.
Adapun isi paket bantuan tadi adalah sejumlah bahan pokok seperti beras, gula, dan minyak.
AKBP Yessi Kurniati juga menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini menjadi momen untuk mempererat hubungan Polri dan masyarakat.
"Lewat kegiatan inilah diharapkan timbul rasa kekeluargaan dan solidaritas antara Polri dengan masyarakat, sehingga bisa saling membantu dalam setiap aktivitas," tandasnya.
Sembari menekankan bahwa kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan murni atas dasar kemanusiaan, bukan untuk memenuhi kepentingan suatu pihak semata.
Baca Juga: Belasan Mobil dengan Tangki Dimodifikasi Diamankan Polres Jayawijaya: Diduga Penimbun BBM Subsidi
AKBP Yessi Kurniati menyatakan bahwa Polri khususnya Polresta Padang akan senantiasa hadir di tengah masyarakat dan memberikan pelayanan terbaik.
Warga yang menerima bingkisan bahan pokok dari Polresta Padang menyatakan bersyukur dan berterima kasih atas bantuan itu.
Mereka berharap bantuan bahan makanan pokok tadi bisa berguna bagi keluarga dalam meringankan beban memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Berita Terkait
-
Kuota BBM Pertalite Turun di 2026 Hanya 29,27 Juta KL
-
BPH Migas Klaim Hemat Rp4,98 Triliun Karena Subsidi Lebih Tepat Sasaran
-
BPH Migas Bongkar Pengelewengan BBM Subsidi di Lhokseumawe Aceh
-
5 Ini Motor Bekas Murah yang Penuhi Syarat Jadi Driver Maxim, Mulai Rp7 Jutaan
-
5 Kali Sufmi Dasco Pasang Badan Bela Rakyat Kecil di Tahun 2025
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif