Suara.com - Pabrikan hypercar asal Prancis, Bugatti menyatakan tidak ingin latah turut menghadirkan produk kategori Sport Utility Vehicle (SUV) bertenaga listrik meski tengah menjadi tren dunia.
Direktur Desain Bugatti, Achim Anscheidt, mengatakan bahwa SUV listrik tidak masuk dalam daftar perusahaan di mana ia berkarya.
Menurutnya, perusahaan lebih memilih untuk mempertahankan eksklusivitas. Apalagi mengingat Bugatti tidak ingin menghadirkan produk massal.
"Kami memang sempat memiliki ide seperti apa rasanya bila membuat mobil dimensi bukan sport dengan jok baris kedua. Tapi kemudian kami juga berpikir apakah kami ingin mempertahankan merek atau hanya mengejar angka," kata Achim Anscheidt, dikutip dari Hindustan Times.
Anscheidt melanjutkan, jika Bugatti menghadirkan model- model massal, kondisi ini akan membuat produk flagship yang dimiliki tidak lagi eksklusif.
"Jika kompetitor menghadirkan model sehari-hari, saya selalu menjadi orang yang suka menyeimbangkan situasi. Yaitu tidak melupakan akar perusahaan," ungkapnya.
Sebelumnya mantan Presiden Bugatti Stephan Winkelmann, pernah mengatakan bahwa SUV Bugatti dapat menawarkan misi yang berbeda dengan bentuk yang lain.
Ia juga menyatakan bila elektrifikasi menjadi pendekatan yang tepat untuk menghadirkan produk SUV.
Namun karena Bugatti saat ini bermitra dengan Rimac Automobili, strategi perusahaan nampaknya berubah haluan dan memilih untuk mempertahankan eksklusivitas.
Baca Juga: Distribusi All-New Renault Austral Mulai Desember 2022, Adopsi Mesin E-TECH Full Hybrid
Berita Terkait
-
Penampakan SUV Misterius DFSK Tertangkap Melakukan Uji Jalan di Indonesia
-
Mending Honda HR-V, Kia Seltos atau Hyundai Creta? Begini Menurut Pakar
-
Mobil Hybrid Mewah yang Bikin Pengeluaran BBM Jadi Lebih Hemat
-
Terpopuler: SUV Murah 1500cc, Super Cub Hello Kitty
-
9 SUV 1500cc Harga Mirip Honda Brio RS Baru, Ada yang Turbo hingga Sebandel Avanza
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
6 Motor Honda yang Irit dan Bisa Pakai Pertalite saat Harga Pertamax Melambung
-
Komparasi Harga BBM RON 92 Terbaru: Pertamax vs Vivo vs BP, Mana yang Termurah?
-
Aturan Ketat China Bakal Depak Mobil Listrik EREV yang Cuma Jual Janji Jarak Tempuh
-
Pertamax Meroket Rp 16.250, Segini Modal "Nyesek" Isi Full Tank NMax Turbo Demi Performa Gahar
-
5 Motor Listrik untuk Ngantor: Harga Under 20 Juta, Jarak Tempuh Tembus 60 Km
-
Harga BBM Pertamax Naik, Apakah Pertalite Cocok untuk Kendaraan Mobil atau Motor Baru?
-
Pertamax Rp16.250 per Liter, Hindari 5 Kebiasaan yang Bikin Motor Boros Bensin
-
Daftar Mobil yang Masih Boleh Pakai Pertalite, Tak Perlu Khawatir Pertamax Naik
-
Motor Bunyi Berdecit? Jangan Diabaikan, Ini 5 Penyebab Utama dan Cara Mengatasinya
-
Cara Berbeda TOP 1 Indonesia Edukasi Pentingnya Rawat Mesin dari Ketinggian