Suara.com - Produk sepeda motor transmisi otomatis atau motor matik tercatat sebagai salah satu yang terlaris di pasar Nasional. Alasan kepraktisan, tanpa harus repot memindahkan gigi karena produk dilengkapi sistem CVT (Continuously Variable Transmission) membuat konsumen menggemari produk ini.
Pihak produsen pun telah merancang sederet kenyamanan untuk produk motor matik ini. Seperti ditemukan di berbagai produk lansiran Yamaha, sistem CVT didukung kemudahan kontrol perawatan, My Yamaha & Y-Connect serta teknologi yang sudah disematkan dalam mesin terbaru "Blue Core".
Sehingga konsumen mendapatkan kemudahan penggunaan, sementara di sisi lain performa tetap bagus.
Agar para pengguna sepeda motor matik bisa mendapatkan manfaat dari CVT, selain mengandalkan rutinitas kunjungan ke bengkel, juga bisa melakukan perawatan sendiri atas tunggangan kesayangannya.
Dikutip dari rilis resmi Yamaha DDS 3 Jawa Tengah & Yogyakarta sebagaimana diterima Suara.com, berikut adalah tips perawatan sepeda motor matik:
Periksa V belt pada CVT: V-belt adalah bagian dari CVT yang berguna untuk meneruskan tenaga mesin ke roda belakang. Bila kondisinya kurang terawat atau sudah termakan usia maka bisa putus dan membahayakan keselamatan pengendara.
Periksa bagian roller pada CVT: roller adalah bagian dari CVT yang berfungsi sebagai pemberi tekanan keluar pada rumah roller. Hal ini bisa memberikan perubahan pada mekanisme V belt sehingga roda bisa bergerak. Pada motor matik, roller berfungsi untuk membantu mengatur putaran mesin dari rendah ke tinggi.
Rawat kampas kopling: untuk menyalurkan tenaga mesin menuju roda belakang. Jika kampas kopling ini mulai aus, maka tenaga yang tersalurkan kurang optimal.
Baca Juga: Masih Tes Pasar, Yamaha Tak Ingin Buru-Buru Pasarkan Motor Listrik
Ganti oli transmisi secara rutin: tujuannya melumasi celah-celah sempit pada gear CVT yang membuatnya mampu menahan temperatur tinggi pada daya pelumasan. Agar kinerja CVT bisa optimal harus rutin mengganti oli transmisi.
Lakukan servis berkala & gunakan spare part genuine: untuk performa transmisi otomatis, lakukan pengecekan secara berkala di bengkel resmi. Pengecekan part dan pembersihan area CVT untuk mengurangi tingkat gesekan yang disebabkan oleh debu atau kotoran.
Berita Terkait
-
Dorong Pemberdayaan, Komunitas yang Hadirkan Ruang Aman Perempuan
-
Apakah Boleh Memakai Lipstik di Pipi? Ini 4 Rekomendasi Produk yang Aman dan Multifungsi
-
5 Kebiasaan yang Bikin CVT Motor Matic Cepat Rusak, Awas Putus di Jalan
-
Apakah Aman Mengganti Oli CVT Mobil Pakai Oli After Market?
-
Jangan Salah Pilih! 5 Tips Memilih Pinjaman Daring yang Legal dan Aman
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
Terkini
-
Berapa Harga Isuzu Panther Bekas? Berikut 9 Pilihannya Mulai Rp 70 Juta
-
Penyakit Khas Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Wajib Dicek Sebelum Beli
-
All-Out di Negeri Seberang, BYD Siapkan Mobil Khusus untuk Pasar India
-
Sudah Tahu Harga BBM Turun per 4 Februari 2026? Ini Daftar Lengkap Tarif Pertamina hingga Shell Baru
-
Gaji UMR Masih Bisa Beli Motor Baru, Ini Daftar Pilihannya
-
Apa Kekurangan Mobil Bekas Taksi? Intip 5 Rekomendasi yang Pas Mulai Rp35 Jutaan
-
China Larang Penggunaan Handle Pintu Elektronik Mulai 2027, Dampak Faktor Keselamatan
-
Penjualan Mobil Listrik Resmi Geser Dominasi Mobil Bensin
-
Patahnya Komponen Kaki-kaki Mobil Lepas L8 Fatal, Bukti Kegagalan Quality Control
-
Adu Wuling Air EV vs BYD Atto 1, Mobil Listrik Mana yang Paling Cocok Buat Antar Anak Sekolah?