Suara.com - "Saya berharap Anda semua tetap bersama Yamaha dan tetap mengendarai Yamaha selamanya. Karena saya juga berjanji kepada Anda akan terus mengendarai Yamaha di Jepang," demikian ungkap Minoru Morimoto, President Director and Chief Executive Officer (CEO) PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing dalam surat resminya sebagaimana diterima Suara.com.
Sosok yang aktif sebagai rider balap kendaraan roda dua di sirkuit sekaligus pengguna motor yang tidak pernah berhenti berkendara, demikian ia menggambarkan dirinya, ini kembali ke Jepang, dan posisinya di Indonesia digantikan Takeshita Naotaka per 1 Januari 2023.
"Saya Minoru Morimoto, Presiden Direktur dan CEO PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, tiba waktunya untuk mengucapkan selamat berpisah kepada Anda semua. Saya akan kembali ke Yamaha Motor Jepang, awal Januari 2023," ungkapnya.
"Saya merasa beruntung karena telah bekerja untuk Indonesia. Negara yang begitu baik. Terima kasih Indonesia, semua teman media, pembalap, dan konsumen Yamaha yang saya hormati," lanjut sosok yang terbaru dijumpai Suara.com di Sirkuit Internasional Mandalika, Kuta, Pujut, Praya, Lombok, Nusa Tenggara Barat dalam gelaran World Superbike atau WSBK 2022.
Selama tujuh setengah tahun masa bakti di Indonesia, Minoru Morimoto konsentrasi di bidang manajemen untuk menciptakan kategori produk baru. Antara lain MAXI dan Classy untuk konsumen Indonesia.
Juga terus memupuk budaya balap seperti menggelar Yamaha Sunday Race, Yamaha Endurance Festival, Yamaha Enduro Challenge, Kejuaraan ARRC atau Asia Road Racing Cup, dan World Super Sports 300 serta World Super Sports 600.
Harapan Morimoto-san, semoga semua kegiatan Yamaha terus bisa berlanjut, dan selalu bisa dinikmati secara antusias.
"Karena kami selalu bekerja dari lubuk hati," jelas Minoru Morimoto yang menyebutkan sangat senang selama masa jabatannya di Indonesia.
Sayonara Morimoto-san, sampai jumpa lagi di berbagai sirkuit balap roda dua dan berbincang bersama-sama lagi.
Baca Juga: Menuju WSBK Mandalika 2023, Andrea Locatelli: Semoga Trek Kian 'Menggigit'
Berita Terkait
-
Sehari di Bukit Gundaling: Momen Perpisahan Bersama Teman Sebelum ke Batam
-
Pamitan ke Kakek Nenek, Polosnya Si Cucu Bilang 'Jangan Meninggal Dulu Ya'
-
Buku Ternyata Tanpamu, Memaknai Perpisahan ala Natasha Rizky
-
Cinta Kita Telah Usai
-
Ulasan Buku This is How You Heal, Kumpulan Esai untuk Pulih dari Kesedihan
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Gak Perlu Mahal! 5 Pilihan Motor Listrik Rp14 Jutaan yang Layak Dibeli Tahun Ini
-
Honda Jazz Terakhir di Indonesia Tahun Berapa? Segini Harga Bekasnya Sekarang
-
Solar Mahal, Harga Wuling Cloud EV Seken Berapa? Alternatif Menarik untuk Dilirik
-
Makin Murah? Segini Harga Wuling Air EV Second Terbaru Akhir April 2026
-
Perbandingan Harga BBM ASEAN 2026, Indonesia Ada di Posisi Mana?
-
Daftar Harga dan Biaya Pajak Mobil Listrik BYD, Investasi Buat Jangka Panjang
-
Mobil Apa yang Bisa Pakai Bahan Bakar B50? Ini Daftarnya
-
5 Kendaraan Bebas Pajak Tahunan di 2026, Mobil Listrik Tak Termasuk?
-
Mulai 200 Jutaan! Cek Harga Lengkap Mobil KIA Terbaru yang Wajib Dilirik
-
Dolar Terbang, Plastik Naik: Berapa Harga Mobil Wuling Terbaru April 2026? 150 Masih Dapet!