Suara.com - GIIAS Power Dinner adalah acara silaturahmi untuk mempererat hubungan Kementerian Perindustrian dengan para pelaku industri otomotif Indonesia. Tahun ini, digelar kali kedua, dan diikuti seluruh petinggi Agen Pemegang Merek (APM) peserta GIIAS 2023.
Dikutip dari rilis resmi GAIKINDO sebagaimana diterima Suara.com, acara ini dihadiri langsung Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, Dirjen ILMATE Taufiek Bawazier, Dirjen KPAII Eko SA Cahyanto, dan jajaran Kementerian Perindustrian lainnya.
Acara berlangsung di The Langham Ballroom awal pekan ini (7/8/2023), GIIAS Power Dinner 2023 GAIKINDO mewakili industri otomotif Indonesia menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kebijakan dari pemerintah Indonesia khususnya Kementerian Perindustrian.
"Industri otomotif Indonesia berhasil menutup 2022 dengan pencapaian yang sangat baik, bahkan melebihi sebelum pandemi, semua ini dapat dicapai dengan dukungan dan kebijakan dari Kementerian Perindustrian, khususnya di bawah arahan Bapak Menteri," jelas Yohannes Nangoi, Ketua Umum GAIKINDO.
Menurutnya dengan kebijakan PPnBM DTP, pembangunan pelabuhan khusus kendaraan Patimban, serta perkembangan pesat infrastruktur jalan, pertumbuhan wholesale kendaraaan pada 2022 naik hingga 18 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sehingga pada 2022, secara global produksi kendaraan bermotor di Indonesia naik empat peringkat menduduki peringkat ke-11, sementara untuk penjualan domestik Indonesia juga naik menjadi posisi ke-14 dunia.
Ketua Umum GAIKINDO juga menyampaikan bahwa dengan pendekatan agresif dari Kementerian Perindustrian kepada para prinsipal merek kendaraan global, industri otomotif Indonesia juga berhasil menggenjot kenaikan ekspor hingga 60 persen, mencapai angka tertinggi lebih dari 470 ribu unit.
Sebagai apresiasi atas Dukungan penuh dari Kementerian Perindustrian, atas nama industri otomotif Indonesia, GAIKINDO menyampaikan plakat khusus dengan bentuk kendaraan kepada Menteri Perindustrian.
Dalam acara ini, Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita juga memberikan arahan langsung kepada para petinggi industri otomotif Indonesia untuk menghadapi tantangan dalam upaya terus mengembangkan industri otomotif Indonesia.
"Kementerian Perindustrian mengapresiasi dan merayakan pencapaian industri otomotif Indonesia yang telah memberikan kontribusi signifikan bagi perkembangan industri otomotif. Dedikasi, kecerdikan dan komitmen dari para pelaku industri otomotif Indonesia telah mendorong sektor otomotif Indonesia ke level baru, menjadikannya kekuatan global yang harus diperhitungkan," tukasnya.
Menurut Menteri Perindustrian, selama bertahun-tahun, sektor otomotif Indonesia telah mengalami perubahan yang luar biasa, menjadi pemain kunci di pasar regional dan menjadi penyumbang signifikan bagi Perekonomian negara.
Dengan Pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, terobosan teknologi dan pertumbuhan kelas menengah, permintaan mobil meningkat, menjadikan Indonesia sebagai pusat otomotif yang potensial di Asia Tenggara.
"Sektor otomotif di Indonesia tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi memberikan peluang ekonomi yang signifikan baik bagi perusahaan domestik maupun asing. Juga telah menjadi katalis untuk inovasi, penelitian dan pengembangan, yang menentukan mobilitas dan transportasi masa depan bangsa kita," tukas Menteri Perindustrian.
Berita Terkait
-
Tekanan Fiskal Semakin Berat, Kemenperin Tak Lagi Ngotot Minta Insentif Otomotif
-
Kemenperin Gandeng ADB Bangun Ekosistem Semikonduktor Nasional, Fokus SDM dan Desain Chip
-
Industri Baja Tambah Investasi, Kemenperin Dorong Penguatan Kapasitas Produksi Nasional
-
Indonesia Masuk Daftar Negara dengan Tujuan Ekspor Mobil China Terbanyak di Dunia
-
Terpopuler: Wali Kota Selamat usai Ditembak RPG Mobil Bikin Penasaran, Suzuki Terdepak dari Thailand
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 10 Lipstik Paling Laris di Shopee Indonesia, Brand Lokal Mendominasi
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
4 MPV Bekas Alternatif Avanza di Bawah Rp90 Juta yang Kuat Nanjak dan Irit Biaya Perawatan
-
Tekanan Fiskal Semakin Berat, Kemenperin Tak Lagi Ngotot Minta Insentif Otomotif
-
Motor Apa Saja yang Boros Bensin? Kenali Penyebab dan Daftar Modelnya
-
Tembus 250 Ribu Unit, Penjualan Xiaomi SU7 Ungguli Tesla Model 3 Sepanjang 2025
-
Suzuki Jawab Rencana Peluncuran Motor Listrik di Indonesia
-
Adu Mobil Seharga NMax tapi Muat 8 Penumpang: Pilih Mitsubishi Maven atau Suzuki APV?
-
5 Motor Bebek 150cc Terkencang di Pasaran, Segini Beda Harga Baru vs Bekas
-
Baterai Solid-State: Evolusi Sempurna untuk Motor Listrik atau Masih Penuh Celah?
-
Apakah Aman Beli Motor Bekas Tarikan Leasing? Ini Penjelasannya agar Tak Keliru
-
3 Cara Aman Tidur di Mobil Saat Perjalanan Jauh: Solusi Tubuh Bugar Tanpa Masuk Angin