Suara.com - PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS) terus mempertahankan komitmennya dalam memberikan pelayanan purna jual di Indonesia.
Pertumbuhan Service Activity sebesar 2,4% per tahun sejak tahun 2020 turut didukung dengan 191 outlet Bengkel Resmi dan 52 outlet Service Point di seluruh Indonesia.
Suzuki terus menjangkau pelanggan baik di perkotaan hingga berbagai wilayah sampai dengan pelayanan ke rumah untuk memberikan kemudahan dan kepraktisan dalam perawatan mobil Suzuki terlebih yang membeli mobil baru di GIIAS 2023.
"Suzuki juga menjangkau berbagai kebutuhan perawatan pelanggan lewat cara lain seperti Service Point Outlet, Home Service, Moving Service dan Fleet Service. Salah satu bentuk layanan yang cukup intensif dimanfaatkan oleh pelanggan masa kini yaitu Home Service, dimana kami melihat kebutuhan pelanggan untuk mendapatkan kemudahan dan kepraktisan juga menjadi prioritas yang harus kami jaga dengan baik,” ungkap Hariadi, Asst. to Dept. Head Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), di BSD City, Tangerang, Sabtu (19/8/2023).
Sekitar 61% dari total service outlet Suzuki atau 123 outlet berada di 60 kota besar dan menengah. Sedangkan 39% lainnya merupakan 79 outlet tersebar di 75 wilayah sub-urban.
Berdasarkan data internal Suzuki, sebanyak 12% pelanggan di wilayah urban dan 12% pelanggan di wilayah sub-urban belum melakukan service rutin di Bengkel Resmi Suzuki, sehingga ada potensi service harus dipenuhi melalui bentuk layanan yang lain, yaitu Service Point Outlet, Home Service, Moving Service dan Fleet Service.
Melengkapi keberadaan bengkel resmi, Suzuki juga menyediakan 52 outlet Service Point yang menjadi pengembangan jaringan agar dapat menjangkau daerah luar perkotaan yang didominasi unit commercial seperti New Carry, namun tetap bisa menerima unit passenger.
Suzuki juga menyediakan Moving Service dimana Suzuki bisa menyambangi wilayah seperti perkebunan atau pedesaan yang berjarak lebih dari 30 km atau membutuhkan durasi berkendara lebih dari 1 jam untuk bisa sampai ke Bengkel Resmi terdekat.
Selain itu, Suzuki juga memfasilitasi pelanggan dalam kategori perusahaan melalui layanan Fleet Service, dimana terdapat kondisi seperti banyaknya unit inventaris milik perusahaan-perusahaan yang menggunakan mobil Suzuki dan mobilitasnya tinggi sehingga memerlukan perawatan yang rutin dan tepat.
Baca Juga: Chery Percaya Diri Kehadiran Omoda 5 EV Bisa Diterima di Indonesia
"Tim Service dari Bengkel Resmi Suzuki akan menyambangi pelanggan sesuai kebutuhan dan kategori layanan di atas," kata Hariadi.
Di luar itu, salah satu layanan perawatan yang saat ini semakin tumbuh adalah Home Service. Layanan ini dapat dimanfaatkan pelanggan untuk melakukan service 1.000 km, 5.000 km dan berkala per 10.000 hingga 20.000 km, tidak hanya itu perbaikan ringan, ganti baterai, dan ganti pelumas, tetapi juga menangani perbaikan yang dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari 120 menit atau 2 jam.
"Salah satu keistimewaan dari layanan ini adalah tidak ada biaya tambahan yang dikenakan kepada konsumen di luar kebutuhan perawatan yang dilakukan," pungkas Hariadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat