Suara.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendukung pengembangan industri otomotif nasional agar semakin inovatif dan berdaya saing global. Salah satunya upayanya adalah dengan penyediaan sumber daya manusia (SDM) industri yang kompeten, melalui peran unit pendidikan vokasi yang memiliki konsentrasi di bidang otomotif.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Masrokhan mengatakan, kinerja industri otomotif nasional cukup positif.
Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), produk domestik bruto (PDB) atas dasar harga konstan (ADHK) dari industri alat angkutan atau otomotif sebesar Rp55,47 triliun pada kuartal III tahun 2023.
"Nilai tersebut naik 7,31% dibandingkan setahun sebelumnya sebesar Rp51,69 triliun," ujar Masrokhan pada acara Wisuda Politeknik STMI Jakarta, dikutip Kamis (30/11/2023).
Tahun ini, Politeknik STMI Jakarta melepas 385 lulusan, yang terdiri dari 315 lulusan Sarjana Terapan dan 70 lulusan Program Setara D1. Dari jumlah tersebut, sebanyak 66% lulusan telah bekerja sebelum wisuda, dengan target 100% para alumninya sudah bekerja semua setelah enam bulan di wisuda.
Terdapat empat jurusan Sarjana Terapan di Politeknik STMI Jakarta, yakni jurusan Teknik Industri Otomotif, Sistem Informasi Industri Otomotif, Administrasi Bisnis Otomotif, dan Teknik Kimia Polimer.
Kampus ini menyelenggarakan pendidikan tinggi vokasi dual system dengan pola 5-2-1 untuk seluruh program Sarjana Terapan, yaitu 5 semester belajar di kampus, 2 semester belajar dan praktik di industri, serta 1 semester untuk tugas akhir.
Sementara itu Kepala BPSDMI mengakui bahwa pola kerja masyarakat di dunia terus berubah seiring perkembangan teknologi yang semakin pesat. Karena itu, diharapkan agar mahasiswa dapat beradaptasi dengan cepat.
"Disrupsi di berbagai sektor menuntut adaptasi yang cepat dengan munculnya pekerjaan-pekerjaan yang membutuhkan penguasaan keahlian baru. Terus melakukan adaptasi dengan perkembangan industri global," terangnya.
Baca Juga: Indonesia Pasar Besar Bagi Brand Dunia, Pemerintah Berharap Ekosistem Otomotif Lokal Ikut Berkembang
Untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi yang link and match dengan industri, Politeknik STMI Jakarta terus melakukan penguatan kerja sama dengan industri. Pada tahun 2023, terdapat 64 industri yang telah bermitra dengan Politeknik STMI Jakarta. Angka tersebut meningkat dari 44 mitra industri pada 2022.
Berita Terkait
-
Bedanya Modifikasi dan Custom pada Kendaraan: Ini yang Harus Kamu Tahu
-
Diler Perusahaan Otomotif Menjerit, Mobil Listrik Sepi Peminat
-
Harga Helm Ariel Noah yang Satu Ini Setara Motor: Apa Saja Fiturnya?
-
Ditopang 26 Perusahaan, Industri Otomotif Indonesia Serap 1,5 Juta Tenaga Kerja
-
JBA Lelang 250.000 Kendaraan Hingga Oktober
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius
-
Harga BYD M6 DM di bawah Rp300 Juta, Lebih Murah dari Toyota Veloz Hybrid
-
Strategi Yamaha Banjir Promo di Jakarta Fair 2026 Redam Dominasi Pesaing
-
Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali
-
Meksiko Tantang Pasar Otomotif Dunia Lewat Mobil Listrik Nasional Seharga LCGC
-
Lonjakan Ekspor Mobil China Ancam Dominasi Global Saat Harga BBM Melambung Tinggi
-
Gajah Tunggal Rilis Ban Zeneos Starize Baru Ukuran 13 Inci dan 14 Inci
-
Perbedaan Spesifikasi, Fitur dan Harga 5 Varian Kawasaki KLX Terbaru: Kini Ada Versi XPL
-
Kawasaki Luncurkan Motor Matic hingga Mobil Seharga Miliaran, Intip Spesifikasinya
-
BYD Incar Tahta Tertinggi Mobil Laris Milik Toyota, Target 5 Tahun